PARASIT

3.5K 138 0
                                        

Kelas al saat ini sedang melakukan pelajaran olahraga. Dikarenakan guru yang mengajar sedang tidak berangkat jadilah kelas al olahraga sendiri. Untuk laki-laki bermain basket sedang yang perempuan hanya menonton terutama alisya dkk.

"EDGAR SEMANGAT SAYANGKU CINTAKU KASIHKU." Teriak jesica membuatnya langsung menjadi pusat perhatian. Al dan calista yang berada didekatnya langsung pura-pura menjauh.

'Bukan temen gue.' Batin alisya dan calista satu pemikiran.

Pertandingan terus berlanjut, mereka semua menunjukan kebolehannya dalam bermain basket termasuk al dkk. Al yang bermain begitu apik sampai-sampai membuat seluruh siswi meneriaki namanya. Alisya yang melihat kekasihnya menjadi pusat perrhatian sebenarnya cemburu brutal namun ia hanya membiarkannya saja karena ia yakin al tidak akan berpaling.

Lama pertandingan itu berlangsung, sampai tim al kembali memenangkan pertandingan. Pertandingan berakhir yang kemudian membuat seluruh siswi menghela nafas kecewa pasalnya mereka tidak bisa melihat al bermain.

Alisya yang melihat itu langsung tersenyum jahil. Ini waktunya ia tampil dan membuat mereka semua cemburu. Para siswi masih memperhatikan al yang duduk disamping alisya, saat al ingin mengambil minuman di tangan alisya namun ditahan olehnya.

"Mau ngapain?" Tanya alisya sambil memicingkat matanya.

"Mau minum." Jawab al sambil mengibas-ngibaskan tangan ke lehernya karena gerah.

"Oh bentar." Ucap alisya kemudian membuka tutup botol minuman itu lalu menciumi puncak botol itu dan meminumnya sedikit barulah ia memberikannya pada al.

Al yang paham kenapa alisya melakukan itu hanya tertawa geli melihatnya. Ia kemudian mencium puncak kepala alisya sayang barulah ia meminum air yang diberikan oleh alisya sampai habis. Setelah itu ia mengembalikan botol air minum itu pada alisya.

Alisya kemudian beralih menatap para siswi yang sedari tadi memperhatikan al, sekarang sudah beralih menatap alisya dengan tatapan kecewa berat cemburu dan iri.

Tidak sampai disitu, karena para siswi belum kapok alisya langsung memeluk al kemudian mencium rahang tegas alisya. Setelah itu ia kembali menatap para siswi yang sudah bubar sambil menggerutu membuat alisya tertawa.

"Pinter banget sih jahilin orang." Ucap al kemudian mencubit hidung alisya lembut.

"Biarin, salah sendiri ngelihatin cowo orang sampe segitunya." Ucal alisya cemberut sambil menyenderkan kepalanya dipundak al.

"Iyadeh, pacarnya siapa sih gemesin banget." Ucal al dengan suara lembut sambil mengusap kepala alisya.

"Pacarnya al." Ucap alisya dengan semangat.

Al tersenyum manis mendengarnya, ia merasa beruntung bisa mendapatkan gadis seperti alisya. Sementara itu teman-teman al yang melihat keromantisan mereka hanya memutar bola mata malas. Mereka sudah biasa dengan kalakuan mereka, apalagi jika sudah bucin serasa dunia cuman milik berdua.

Tak berselang lama bell istirahat pun berbunyi, seluruh murid berbondong-bondong menuju kantin sekolah untuk makan siang.

Al dkk masuk bersama pasangannya masing-masing. Mereka memilih duduk di kursi paling pojok dekat taman karena itu tempat yang paling sejuk.

Sembari menunggu pesanan al dkk bermain handphone sambil sesekali tertawa dengan apa yang mereka lihat.

Saat sedang asik-asiknya bermain handphone, tiba-tiba datang seseorang yang mendekat ke arah meja mereka. Mereka kira itu adalah orang yang mengantar pesanan mereka namun saat mendengar suaranya membuat nafsu makan mereka berkurang karena yang mendstangu mereka adalah reva.

transmigrasi badboy [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang