Jam 05.30 al sudah siap dengan setelan pakaian yang kemarin disepakati bersama alisya dan setelah itu ia langsung keluar mansion menuju motornya lalu pergi menjemput alisya. Al memang tidak berniat sarapan dirumah, ia berencana sarapan dengan alisya.
Sesampainya di sana ia dicegat oleh para penjaga mansion leonardo karena mereka bingung kenapa jam segini sudah datang. Memang mereka sudah beberapa kali melihat al datang bersama alisya, alisya juga menyuruh mereka untuk membiarkan al masuk jika sewaktu-waktu datang.
Meskipun agak curiga namun mereka tak bisa menentang perintah. Dengan berat hati mereka membukakan gerbang dan setelah itu al langsung masuk kemudian pergi kekamar alisya. Hal yang pertama ia lihat adalah seorang gadis yang tertidur dengan wajah damainya.
Al yang memang kangen dengan alisya tak bisa menahan tangannya untuk tak menyentunya. Al mengusap pipi alisya lembut sambil menatap wajahnya. Alisya yang lama-kelamaan terganggu pun terbangun sambil mengerjap-ngerjap lucu.
Setelah nyawanya terkumpul, barulah ia sadar jika ada irang didepannya dan orang itu adalah al. Alisya yang memang sedikit malu langsung menarik selimut lalu menutupi setengah wajahnya.
"Kak al udah dari tadi?" Tanya alisya sambil menatap al.
"Baru aja." Jawab al sambil mengelus puncak kepala alisya.
"Kok kakak ga ketok pintu dulu sih." Ucap alisya cemberut.
"Ngapain masuk kamar istri pake ketok pintu." Ucap al menatap alisya sambil mengedipkan sebelah matanya.
Alisya yang mendengar itu langsung menarik selimut lalu menutupi seluruh badannya. Kalakuan alisya membuat al terkekeh karena meurutnya itu sangat lucu.
'Pagi-pagi dah dibaperin maaakkk.' Batin alisya.
"Kaaakkkkk." Rengek alisya membuat al tertawa.
"Hahaha maaf-maaf, yaudah gih bangung mandi kita makan di luar." Ucap al sambil membuka selimut yang menutupi wajah alisya menampakkan wajahnya yang masih sedikit merah.
Alisya yang paham langsung beranjak dari tidurnya kemudian ingin menunu kamar mandi. Namun belum sempat ia berjalan sudah ditarik al kepangkuannya. Kemudian al tanpa aba-aba langsung mencium alisya singkat.
"Morning kiss." Ucap al disebelah telinga alisya.
Didetik berikutnya alisya langsung berlari menuju kamar mandi meninggalkan al yang tertawa lepas. Tak berselang lama alisya sudah keluar menggunakan pakaian yang sama sengan al.
Alisya yang melihat al masih fokus bermain handphone langsung menghampirinya dan memeluk al dari samping. Al tentu tak masalah jika itu alisya yang melakukan. Al lalu menarik pinggang ramping alisya agar lebih dekat kemudian menyembunyikan wajahnya di ceruk leher alisya menghirup rangkus aromanya.
"Sudah siap?" Tanya al dengan suara teredam yang membuat alisya geli.
"Sudah kak." Jawab alisya semangat kemudian al bangkit lalu menarik tangan alisya.
Sempai di parkiran motor al langsung mengaitkan jaketnya di pinggang ramping alisya kemudian membantunya naik kemotor barulah mereka melaju menuju sekolah tapi sebelum itu mereka mampir dulu untuk sarapan pagi. Mereka berhenti di restaurant yang cukup ramai, kemudian mereka masuk lalu mencari tempat duduk dan memesan makanan. Sambil menunggu, alisya bermain handphone al sedangkan al malah bermain rambut alisya.
Tiba-tiba seseorang duduk di depan al dengan setelan hitam memakai kacamata dan juga masker kemudian menatap datar al. Al yang melihat itu langsung menatap tajam orang tersebut dan menarik pinggang ramping alisya agar lebih dekat. Aura membunuh al tidak main-main bahkan mampu membuat satu restaurant sulit bernafas.
![transmigrasi badboy [END]](https://img.wattpad.com/cover/359435476-64-k328453.jpg)