PEMBALASAN

3.9K 136 3
                                        

Waktu yang ditunggu-tunggu telah tiba. Hari ini adalah hari ulang tahun sekolah sekaligus hari dimana ia akan menghancur lingga sehancur hancurnya.

"Sist kau sudah menyiapkan semuanya?" Tanya al pada sistem.

"Sudah tuan."

"Sist tambahkan persentase daya tarik 25%." Ucap al dan langsung dilakukan oleh sistem.

"Baik tuan."

Ding.....

Nama: alex kevano xavier
Gender: laki-laki
Daya tarik: 75%
Ketampanan: 75%
Kepintaran: 100%
Kesehatan: 100%
Keterampilan: 100%

Poin:++++++++++

Hadiah:
-kepemilikan perusahaan DOMINIC COMPANY
-kepemilikan perusahaan DMC'S
-kepemilikam perusahaan DMC CORPORATE
-kepemilikan LISYA MALL
-kepemilikan DOMINIC HIGH SCHOOL
-kepemilikan LANAI ISLAND
-Pesawat jet pribadi Force One - Boeing 747-200B
-kapal pesiar history supreme
-teleportasi
-mendeteksi
-melihat dalam gelap
-pasukan bayangan
-tak terlihat
-perisai

"Siapa saja yang berhubungan dekat dengan lingga?" Tanya al lagi sambil meminum segelas wine sambil menikmati pagi hari di balkon kamarnya.

"Lingga memiliki beberapa teman yang sangat dekat dengannya, mereka siap membantu lingga jika sedang dalam masalah. Mereka adalah rekan bisnis dengan banyak kasus tuan dan dia juga berhubungan dekat dengan......"

"Al." Panggil alisya pada al dengan khawatir.

Ucapan sistem terpotong karena alisya yang memanggilnya al. Alisya khawatir karena al yang melamun di balkon entah memikirkan apa.

"Kamu ngelamun mikirin apa al?" Tanya alisya dengan nada khawatir. Sementara al yang dikhawatirkan malah tersenyum ke arah alisya dan tanpa aba-aba al langsung mencium alisya lembut.

"Emmhh." Lenguh alisya terkejut ketika ia yang tiba-tiba dicium oleh al.

"Ngelamunin kamu." Ucap al setelah melepaskan pagutan mereka lalu membersihkan sisa saliva dibibir alisya dengan tangannya.

Alisya yang mendengar itu tambah merona malu lalu ia tak sengaja melirik kearah mansion paman dan juga orang tua al. Ia takut jika ada yang melihat mereka melakukan itu. Memang kamar dan mansion al menghadap ke arah mansion mereka dan bersebelahan dengan mansion kakek dan neneknya.

"Udah yuk masuk nanti ada yang liat." Ajak alisya yang diangguki oleh al.

"Yuk." Ucap al kemudian menggendong alisya ala bridal style lalu membawanya masuk kamar dan menidurkannya di kasus.

Alisya yang di gendong secara tiba-tiba tentu terkejut apalagi ia dibawa ke atas kasur semakin membuat otaknya berpikir yang tidak-tidak.

Al kemudian ikut menidurkan dirinya disamping alisya lalu memeluknya dengan erat. Alisya yang melihat al hanya memeluknya langsung menghela nafas lega. Ia tadi berpikir al akan melakukan itu.

"Al nanti kita dateng nggak?" Tanya alisya sambil mengangkat kepalanya kemudian menatap al yang juga menatapnya.

"Kamu mau dateng apa enggak?" Tanya al balik pada alisya sambil mencium puncak kepala alisya sayang.

"Dateng." Jawab alisya dengan semangat yang membuat al semakin gemas.

"Yaudah kita bakal dateng." Ucap al membuat alisya tambah senang.

transmigrasi badboy [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang