Beberapa hari telah berlalu setelah penyerangan yang dilakukan oleh kelompok mafia BINGER OF DEATH yang diketuai oleh intan dan bara, ayah asgar dan edgar.
Akibat penyerangan itu, makin banyak para pemimpin mafia dunia bawah yang ingin menyerang SOD, tapi mereka tidak tahu jika lokasi saat ini adalah lokasi yang salah atau lebih tepatnya markas DR yang digunakan untuk pengecoh saja.
Bahkan saking banyaknya yang ingin menyerang, pasukan DR tidak perlu jauh-jauh mencari anggota karena mereka datang sendiri.
Tidsk terhitung, sudah puluhan kali musuh selalu terkecoh mengira markas DR adalah SOD. Seperti kata orang "jika ingin memyentuhnya langkahi dulu mayatku" mungki seperti itulah gambaran DEATH RAVEN.
Anggota DR sudah naik pesat menjadi 75.000 pasukan. Bahkan pasukan asgar mengalahkan jumlah pasukan al yang hanya 50.000. Memang belakangan ini banyak penyerangan mafia kelas dunia yang hendak mengalahkan SOD namun mereka sudah lebih dahulu kalah dengan DR.
Al tidak masalah dengan itu, bahkan ia merasa terbantu karena adaya DR yang membantunya dalam membasmi musuh. Dan karena itulah al jadi bisa sedikit santai waupun masih memilik tanggungan 3 perusahaan besar.
Seperti saat ini al dan alisya sudah menyelesaikan makan malam dan memutuskan untuk istirahat. Sampai di kamar mereka tidak langsung tidur karena alisya masih bermain handphone al dan al yang memeluknya dari belakang.
Alisya sedari tadi menggerutu karena ribuan orang mencoba menghubungi al. Ia membaca chat di handphone al yang kebanyakan adalah nomor tidak dikenal dan semuanya adalah perempuan.
"Al, kamu kok banyak yang suka sih." Gerutu alisya kemudian mebalikan badan menatap al yang tersenyum mengarah padanya.
"Terus kamu maunya aku gimana hmm, atau aku jadi jelek aja gitu?" Ucap al memberi ide pada alisya.
"Nggak boleh, kamu harus ganteng." Ucap alisya melarang al sambil mencubit pipi al.
"Terus aku harus gimana hmm?" Tanya al pasrah wajahnya dibuat mainan oleh alisya.
"Kamu pokoknya harus setia sama aku gak boleh selingkuh paham." Ucap alisya dengan muka garang yang malah terlihat imut di mata al.
Bukannya menjawab al malah memajukan wajahnya lalu mencium alisya kemudian melumatnya dan menekan tungkuk alisya agar memperdalam ciuman. Alisya tak menolak, ia juga sudah terbuai dengan ciuman al yang memabukkan itu. Barulah ketika ia kehabisan nafas al akan melepaskannya.
"Yess honey."ucap sambil membersihkan sisa saliva dibibir alisya yang sedang merona malu lalu menyembunyikan wajahnya di dada bidang al.
Lama mareka berpelukan, sampai saat mereka ingin memejamkan mata tiba-tiba al mendapat telepati dari asgar yang seperti sedang sedikit gelisah.
"Al markas diserang." Ucap asgar lewat telepati pada al dengan suara gelisah.
"Lo bisa tanganin kan?" Tanya al malas karena acara tidurnya yang diganggu
"Bisa sih al tapi anggota gue kwalahan, mereka dari GOD OF WAR peringkat ke-2 dunia." Ucap asgar sukses membuat al terkejut.
"Gue kesana sekarang." Ucap al kemudian ia berganti menelepati arnold asistentnya.
"Arnold hubungi saya sekarang lalu katakan jika ada pekerjaan mendadak yang harus diselesaikan." Ucap al lewat telepati pada arnold.
"Emang kenapa al?" Tanya arnold.
"Markas gue diserang, gue sekarang lagi sama alisya." Jawab al yang langsung membuat arnold paham apa maksud al.
"Oke bentar." Jawab arnold yang kemudian langsung mengambil handphone nya dan menghubungi al.
![transmigrasi badboy [END]](https://img.wattpad.com/cover/359435476-64-k328453.jpg)