Al bersiap-siap sekolah di mansion alisya, ia sedang malas pulang karena harus bertemu lingga. Ia menyuruh sistem mengambilkan seragamnya juga, alhasil ia tidak bingung mau pakai apa.
Al dan alisya kemudian turun untuk sarapan, setelah selesai al langsung berangkat bersama alisya. Sampai diparkiran sekokah al langsung membantu alisya untuk turun. Namun sebelum mereka pergi dari sana tiba-tiba handphone al berdering tanda ada telepon masuk. Ia melihat id penelpon dan ternyata itu adalah arnold.
"Halo ar." Sapa al pada arnold.
"Halo tuan, maaf mengganggu. Ada yang meretas keuangan perusahaan tuan. Saham perusahaan menurun 20% lebih." Ucap arnold takut-takut.
Al tidak memjawab malainkan melirik alisya yang juga meliriknya. Alisya yang melihat itu langsung tersenyum kemudian mengangguk pada al.
"Saya kesana." Ucap al santai kemudian mematikan telepon sepihak. Al lalu mencium puncak kepala alisya dan menatapnya.
"Maaf ya." Ucap al meminta maaf pada alisya karena merasa tidak enak dengannya.
"Nggak papa kok al." Ucap alisya kemudian menyuruh al pergi. Al mengangguk dan langsung menaiki motor pergi dari sana menuju perusahaan.
Sesampainya diperusahaan al masuk dengan gagah. Mereka yang sudah tahu bahwa al adalah pemilik saham terbesar langsung mengangguk hormat. Meskipun ada yang enggan karena al hanya anak sma.
Sampai di ruangannya al langsung memanggil arnold untuk mendatanginya. Tak berselang lama arnold datang dengan membawa laptop sambil tergesa-gesa.
"Tuan saham turun dengan cepat tuan, saat ini sudah hampir mencapai 50%." Ucap arnold sambil memberikan laptopnya kepada al.
"Kau sudah mencegahnya?" Tanya al dan dibalas anggukan oleh arnold.
"Baiklah tolong buatkan aku kopi." Ucap al membuat arnold sedikit terkejut. Namun ia tetap pergi untuk membuatkan kopi bosnya ini.
Setelah kepergian arnold al langsung melemaskan tangannya sambil terus menatap persentase yang terus meningkat.
"Baiklah kau akan terkejut pencuri." Ucap al kemudian mulai mengotak-atik laptopnya.
Sementara itu disisi lain, tepatnya di sisi sang hacker sedang tertawa jahat bersama dengan seorang lagi karena melihat kebodohan mangsanya.
"Hahaha sungguh bodoh kau anak bau." Ucap orang yang berada di samping hacker sambil tertawa.
"Tunggu sebentar lagi maka dia akan segera bangkrut total." Ucap hacker itu sambil menyeringai kejam.
"Kerja bagus, lanjutkan." Ucap orang yang disamping sang hacker kemudian pergi dsri sana.
Kembali lagi pada al, saat ini al masih mengotak-atik laptopnya dengan serius sampai-sampai tak sadar jika arnold sudah berada didepannya dengan segela kopi ditangannya.
Al terus memperhatikan laptopnya yang terus menampilkan ribuan bahasa komputer yang tidak dimengerti serta puluhan jendela yang terus keluar didalam laptopnya.
Cukup lama al fokus sampai tiba-tiba di dalam laptop terdapat tulisan hitungan mundur dari 10 kemudian setelah menyentuh angka satu tiba-tiba layar kembali normal seperti tak terjadi apa-apa.
Al berpindah untuk melihat sahamnya yang sudah kembali normal bahkan meningkta drastis. Ia kemudian membalikkan laptopnya lalu menyodorkannya pada arnold. Arnold yang melihat itu langsing menganga tak percaya. Al kemudian menyahut kopi yang berada ditangan arnold lalu meminumnya.
"Anda luar biasa tuan." Ucal arnold sambil geleng-geleng kepala.
Al hanya tersenyum menanggapi pujian arnold, ia lebih memilih menikmati kopinya sambil berbicara dengan sistem.
![transmigrasi badboy [END]](https://img.wattpad.com/cover/359435476-64-k328453.jpg)