Al sudah sampai di markasnya, ia dapat melihat dari dalam markas ratusan helikopter sedang melayang di depan markas menembakkan ribuan peluru ke arah mereka namun tidak terjadi apa-apa karena ada perisai yang melindungi markas.
"Hancurkan mereka dan sisakan pemimpinnya untukku." Titah al pada anggota intinya.
"Yes my lord." Ucap anggota SOD kemudian menghilang lalu muncul diluar dinding tebing dan menyerang mereka yang terkejut bukan main.
Al terus memantau jalannya pertempuran. Selain helicopter mereka juga menggunakan peluncur RPG yang menembaki markas dari bawah. Ratusan ribu musuh sedang memborbardir markasnya.
"Sist jelaskan tentang mereka." Titah al sambil menatap pertempuran.
"Nama mafia mereka andalah RA'VENTE tuan. RA'VENTE singkatan dari ranti dan vicente. Sesusai perkataan carlos, vicente leader mereka sangat mencintai mama anda tuan. Dia mengabadikan nama itu menjadi nama mafia dan sekarang menjadi no-1 dengan jumlah 300.000 pasukan tuan selain itu ia juga menjadikannya nama perusahaannya. Perusahaannya menjadi yang tersukses no-1 dunia sebelum kedatangan anda."
"Kenapa dia bisa mengetahui markasku?" Tanya al lagi pada sistem.
"Dia memiliki alter ego yang mempunyai kemampuan tuan."
Al yang mendengar itu begitu terkejut pasalnya ia baru pertama kali mendengar seseornag memiliki alter ego didunia ini. Lasalnya ia didunia sebelumnya juga memilikinya namun tidak terbawa sampai kedunia ini.
Karena terlalu lama al menyuruh anggotanya untuk meledakkan hutan itu beserta pasukan namun sebelum itu ia menyuruh mereka untuk membawa vicente padanya.
Setelah itu al memerintahkan anggotanya untuk meledakkan bom itu. Tak berselang lama terjadi ledakan bersekala sedang dari ribuan bom itu. Al tidak menggunakan bom berskala besar kerena takut menarik perhatian orang lain.
Dirasa sudah selesai al langsung menghampiri vicente yang sudah berlutut didepan al dengan tangan terikat dan dijaga oleh anggota intinya.
Al menyuruh mereka semua pergi karena ia ingin berbicara empat mata denganya. Setelah mereka semua pergi al langsung membuka topengnya yang membuat vicente terkejut.
"Bukankah kamu anak keayangan ria?, dan bukankah kami sudah mati nak?" Tanya vicente terkejut yang diangguki oleh al. Ia sangat terkejut melihat anak dari orang yang dulu ia sayang masih hidup.
"Bisakah anda menceritakan tentang pertemuan kalian." Ucap al sambil melepaskan ikatan ditangan vicente. Vicente yang paham langsung mengangguk kemudian memulai ceritanya.
FLASH BACK ON
Disebuah taman yang sangat indah dipinggir sebuah danau terdapat seorang anak laki-laki yang sedang menangis dalam diam.
Dia adalah vicente, ia adalah pendatang baru dari mexico. Sudah satu minggu dia di indonesia tapi tak kunjung memiliki teman. Semua anak takut padanya entah kenapa ia juga tak tahu, hal itulah yang membuatnya bersedih.
Tak berselang lama datanglah seorang anak gadis yang sangat cantik menghampiri vicente. Ia langsung mendudukan dirinya disamping vicente kemudian menatapnya aneh.
"Idih anak laki kok nangis gak malu lo sama gue." Ucap anak gadis itu mengejek vicente.
"Kamu siapa." Tanua vwcwnte sambil membersihkan sisa air matanya.
"Idih bahasa lo bikin gue enek tau ga." Ucap anak gadis itu berlagak ingin muntah yang mana membuat vicenye langsung tersenyum.
"Saya pendatang baru jadi belum terlalu lancar bahasa sini." Ucap vicente yang masih belum fasih.
![transmigrasi badboy [END]](https://img.wattpad.com/cover/359435476-64-k328453.jpg)