halo, maaafffff banget baru update lagi🙏

Berbulan-bulan kemudian terlewat. Soal Kenzo yang diperintahkan sang Daddy untuk mengikuti alur, pemuda itu benar-benar menurutinya.
Awalnya Dinda bingung mengapa rencananya dan Kenzo tentang membujuk Papanya dibatalkan, namun saat mendengar alasan dari Kenzo ia pun menjadi paham dan mengikut saran dari Daddy Kenzo.
"Ga kerasa ya kita udah semester dua aja di kelas dua belas ini," Celetuk Dinda pada Kenzo yang sedang merangkulnya.
Kenzo mengangguk, ia menatap wajah sang kekasih dari samping. "Dan tinggal itungan bulan lo bakal bener-bener di jodohin,"
Dinda diam tak menyahuti, ia malah menyandarkan tubuhnya pada tubuh Kenzo.
"Lo udah tau bakal di jodohin sama siapa?" Tanya Kenzo sembari memainkan pipi kekasihnya.
Dinda menggeleng pelan. "Papa ataupun Mama kaya ga ada niatan kasih tau gue,"
"Nama juga ga pernah dikasih tau?"
Lagi-lagi Dinda menggeleng. "Enggak, boro-boro nama, ciri-ciri atau sifatnya aja gapernah dikasih tau."
"Nanti kalo udah dikasih tau ngomong gue ya?"
"Mau ngapain?" Tanya Dinda.
"Mau gue bunuh, gue yang pacaran sama lo, eh dia yang nikah sama lo, gue ga rela ya!"
Dinda terkekeh. "Tapi kan banyak yang pacaran bertahun-tahun tapi ga jodoh, Zo,"
"Kalo kita harus jodoh. Emang lo ga mau berjodoh sama gue?" Tanya Kenzo dengan mata menyipit tajam.
Dinda menyengir, lalu ia memeluk lengan sang kekasih. "Mau dong!" Sahutnya semangat membuat tawa geli Kenzo mengudara.
∘˚˳° 。☆
"Woi! Siniin bantal guling gue, gibeng juga nih!"
Dinda menggeleng kuat. "Nggak mau!" Sahut gadis itu sembari memeluk erat bantal guling tersebut.
Pemuda yang sekelas dengan Dinda, sekaligus pemilik dari bantal guling tersebut mengambil nafas dalam-dalam menahan emosi.
Ia menatap nyalang gadis yang sedang tiduran di kasur lantai sembari memeluk bantal gulingnya.
"Udahlah lo pergi aja! Gue minjem sebentar elah," Dinda mengusir pemuda itu dengan mata terpejam.
Fyi, saat ini kelas Dinda sedang jamkos. Dan kebetulan di kelas mereka ada kasur lantai yang biasa digunakan untuk tiduran jika jamkos. Nah bantal guling yang sedang gadis itu peluk adalah bantal guling kesayangan pemuda tadi.
Oiya, untuk Meysha dan Viona, dua gadis itu sudah tertidur pulas di sisi lain kasur, kebetulan kasur lantai tersebut lumayan lebar jadi bisa menampung beberapa siswa atau siswi yang ingin tidur.
KAMU SEDANG MEMBACA
KENZO | END
Historia Corta[ FOLLOW SEBELUM BACA ‼️] Kenzo Antaleo, seorang pemuda tampan yang memiliki sifat cuek dan dingin tiba-tiba dipertemukan oleh seorang gadis bermata sipit saat pertama kali ia masuk SMA. Setelah pertemuan tersebut, ia menjadi sedikit dekat pada gadi...
