"Ish kamu ngomong apa tadi sih,bayi apa?aku aja ga hamil,kamu jangan ngomong sembarang ion"Jengkel Erza kepada Lion.
"Yaa mau gimana,kan aku bilang dia kaya berusaha deket sama kamu buat ngambil kamu,aku ga sudih dong"Lion yang tidak terima Erza di...
Sebelum pulang sekolah,kelompok Erza mengumpul untuk merencanakan akan melakukan kerja kelompok dimana.
"Jadi dimana? di rumah siapa?"Tanya Kanaya.
"Rumah lu aja Nay kan bisa"Usul Varro yang di setujui oleh Lion dan Erza.
"Kagak-kagak jangan di rumah gua,lu pada tau sendiri keluarga gua banyak kan? di rumah si Eja aja yaa Jaa,rumah lu kan guedee"Usul Kanaya.
"Ko rumah gua? ,gak ahh"Tolak Erza.
"Oke dill rumah Erza"Ucap Kanaya langsung pergi tanpa persetujuan dari Erza dan yang lain.
Erza pun terdiam melihat Kanaya yang langsung pergi,Varro hanya bisa menepuk punggung Erza,lalu mereka jalan menuju keluar sekolah.
Pas di rumah Erza duduk di samping Kanaya dan Varro,mereka mengerjakan tugasnya dengan baik,Lion apa lagi dia murid pinter jadi cepet kalau mengerjakan sesuatu.
"Eja gimana lo sama bang Arga?pacaran kah?"Tanya Kanaya di sela-sela pekerjaannya.
"Kagak,gua sama dia cuman temen,kagak lebih"Jawab Erza,Lion yang mendengar pun agak cukup lega.
"Bagus deh,soalnya lu cocoknya sama si Lion,kalo kalian putus berarti gua jadi anak brokenhomo dong"Ucap Kanaya sok dramatis.
Lion dan Erza saling memandang"D-Dihh! nanaon sia teh,aing manehh mau sama si Lion"Ucap Erza sinis kepada Lion.