Di kampus Erza sedang makan,entah mengapa semenjak ia hamil ia ingin makan terus-menerus dan itu juga membuat Lion terus-terusan kena omel Erza karena Erza merasa gemuk.
"Pelan-pelan atuh kalo makan Jaa"Ucap Shaka melihat Erza yang lahap memakan-makanan yang berada di depan mejanya.
Erza pun langsung melirik Shaka"Lu tuh diem bisa ga? gua makan pake duit suami gua sama gua inian ko,lu ga beliin makanan gua mending diem dah,bacot mulu"Jengkel Erza ia pun langsung lanjut makan.
Shaka yang kena omel pun langsung diam,itu yang di rasakan Lion yang setiap hari kena omel,intinya serba salah kalau bersama Erza.
"Jaa lu sering kontrol kandungan lu kan?"Tanya Varro menghawatirkan temannya itu.
"Seringg ko"Jawab Erza di sela-sela makannya.
"Baguss dehh,soalnya kaya gini tuh jarang ada,makanya lu harus rutin ke dokter,takutnya bayinya prematur,kemarin dokter bilang ke gua sama Lion kaya gitu"Jelas Varro,ia tahu kalau Erza di ajak untuk pergi cek kandungan selalu bilang males,intinya selalu menolak ajakan Lion ataupun siapapun itu,jadi semoodnya Erza aja kalo cek kandungan.
Makanya Lion sering kena omel juga karena perihal itu,maksa Erza buat cek tetapi tidak mau dan akhirnya malah kena lempar barang sama omelan.
"Umm gua bakal rajin cek kedokter ko,makasiii udah ngingetin"Ucap Erza langsung memeluk Varro dan Varro memeluk balik Erza.
"Ion ko lu bisa tahan si sama bini lo yang galak kaya siluman macan ini?"Tanya Shaka ucapannya di pelan-pelankan membisik lebih tepatnya.
"Kaya istri lu kaga,istri lu lebih sadis goblog"Jawab Lion yang sama-sama membisik juga.
"Varro,Ejaa nih suami kalian ngomongin kalian nih"Seru Raja yang mendengar semua perkataan Lion dan Shaka,walau membisik Raja duduk di tengah-tengah mereka ya akhirnya mendengar semua ucapan mereka berdua,makanya Raja pernah bilang"Manusia tergoblok di pertemanan kita ya cuman Lion sama Shaka doang" .
Erza dan Varro langsung menatap sinis kepada suami mereka itu.
"Ehh itu..ga sayang,ga mungkin dong aku ngomongin kamu di belakang,yakan Ion?"Shaka menyenggol Lion,ia sudah ketar-ketir,ia tak mau tidur di luar hanya perihal masalah sekecil ini.
"Hah! O-ohh iyaa! ga dong masa iya kita kaya gitu ga dong"Lion yang juga ikutan mengeles.
"Tadi mereka ngomongin apa aja?"Tanya Erza kepada Raja.
"Ohh itu kat-"Belum selesai Raja berbicara,mulutnya langsung di tutup menggunakan telapak tangan Lion dan Shaka.
Varro langsung menatap siniss"Lepasin"Printah Varro,mereka pun menurut dan langsung melepas telapak tangan mereka.
"Huekk anjing kalian habis megang apaan dah su,asin amat"Celetuk Raja.
"Lu jilat tangan kita ya su?"Tanya Lion dan Shaka,mereka langsung mengusap telapak tangan mereka menggunakan tisu yang berada di meja.
"Udah buru lanjut mereka ngomong apa?"Kali ini printah Erza.
"Itu mereka ngomongin......"
Lion,Shaka sudah merasa ketakutan dan Erza dan Varro menunggu Raja yang sedang berbicara,wajahnya yang penasaran membuat Raja ingin tertawa.
"Yahh nungguin yaa HAHA-ha-aaa..."Karena sudah kesal dengan candaan yang dibuat Raja,Varro pun langsung menonjok Raja.
"Itu mereka bilang katanya kalian galak,si Shaka ngomongin Eja kaya siluman macan,kalo Lion ngomongin Varro sadis,gituu yang mereka omongin"Jelas Raja suaranya menciut sembari memegang pipinya yang kena tonjok Varro.
"Ohh gitu,yaudah,ayo Ja kita pergi"Ajak Varro,mereka pun langsung pergi.
Lion dan Shaka pun langsung menatap Raja yang masih memegang pipinya kesakitan.
"Apa Hah?"Tanya Raja yang sudah di lihati Lion dan Shaka dengan muka marah dan akhirnya Raja kena pukul lagi oleh Lion dan Shaka.
Mereka emang kaya gini ko,jadi kalo itu pukul-pukulan tapi nanti baikan lagi,yang sering mukul mah Varro jelass,kalo yang lainnya paling kena pukul selain Erza teman tersayangnya Varro.
Di rumah Lion di cuekin oleh Erza,jadi kalau Lion ngomong tidak pernah di menyaut ataupun menjawab,semenjak di mobil pulang dari kampus,Erza hanya diam memainkan heandphonenya,tidak peduli Lion sedang berbicara atau tidak.
"Ejaa"
"Ejaa sayangg maapin Ion yaa,kan yang ngomong bukan ionn"Lion berusaha meminta maaf kepada Erza."Kamu tunggu sini"Ucap Erza menyuruh Lion menunggu di depan pintu kamar mereka.
Pas balik lagi Erza sudah membawa bantal dan selimut"Nihh,tidur tuh di sofa"Ucap Erza langsung membanting pintu kamarnya dengan keras.
"Sayang ko Ion tidur di luar sihh,Ion mau tidur sama kamu yangg! Ion ga mau tidur di sofaa"Protes Lion yang tidak di respon sama sekali oleh Erza.
Ya mau tidak mau Lion harus tidur di sofa untuk malam ini,mungkin...

KAMU SEDANG MEMBACA
Friend or Husband ✅
Teen Fiction"Ish kamu ngomong apa tadi sih,bayi apa?aku aja ga hamil,kamu jangan ngomong sembarang ion"Jengkel Erza kepada Lion. "Yaa mau gimana,kan aku bilang dia kaya berusaha deket sama kamu buat ngambil kamu,aku ga sudih dong"Lion yang tidak terima Erza di...