Belajar Lebih Jauh

2.2K 88 30
                                        

⚠️Jangan dibaca soalnya Piiiiiiiiip













"AZKA TURUN" - teriak Nayaka dari dapur.

Begitulah suasana rumah Nayaka satu bulan belakangan ini, selalu heboh dan lebih hangat. Kehadiran Azka disana membawa banyak sekali perubahan. Jika biasanya saat pulang kerja Nayaka akan bergulung sepi tapi kini sebaliknya, ia selalu merasakan kehadiran yang ramai, entah berupa peluk ataupun berupa tawa dari Azka yang tingkahnya ada ada saja.

"Baby, dasi aku yang merah dimana?" - Teriak Azka di tangga.

"Itu loh di laci biasa, aku kemarin abis beresin. Coba cari lagi. Jangan ganggu dulu aku lagi siapin sarapan" - mendengar itu Azka kembali ke kamar

Setelah beberapa saat Azka menghampiri, "...Ketemu gak?" - bukannya menjawab Azka malah mencium pipi.

"... Ck untung gak gua lempar pake piring lu" - Azka tertawa. Setelahnya mereka sarapan.

Tak memakan waktu lama untuk keduanya menyantap sarapan, selagi Nayaka mencuci piring Azka lanjut bersiap di kamar. Memang kegiatan di pagi hari selalu membuat Nayaka kerepotan meskipun selalu di bantu mbak Rani.

Nayaka ke kamar untuk bersiap juga, saat masuk rupanya Azka sudah siap. "Tunggu ya, aku ambil tas sama beberapa berkas" - ucap Nayaka, Azka mengangguk.

Setelah siap keduanya bergegas untuk ke kantor. Selama keduanya menikah, kebiasaan saat pacaran itu tak berubah sama sekali. Meskipun harus bekerja dari pagi sampai sore tapi hal itu tak pernah menjadi masalah untuk keduanya. Azka juga tak pernah meminta Nayaka untuk berhenti kerja, ia akan membiarkan Nayaka jalani apapun yang dia mau. Toh juga meski sama sama bekerja keduanya selalu sempatkan untuk jalan-jalan kala libur, atau sekedar dinner dan buat perayaan kecil.






. • .





Bekerja seharian membuat Nayaka terkapar di sofa. Malam ini rasanya nyaman sekali untuk dipakai bermesraan. Tapi suaminya itu terlalu sibuk dengan laptopnya.

"Rajin banget ya malem malem gini masih urusin kerjaan" - sindir nayaka, Azka yang mendengar itu hanya terkekeh

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Rajin banget ya malem malem gini masih urusin kerjaan" - sindir nayaka, Azka yang mendengar itu hanya terkekeh

Nayaka merengut tak suka dengan respon Azka. Azka yang sadar dengan perubahan raut wajah Nayaka lantas mematikan laptopnya dan menyimpannya di nakas. Azka merentangkan tangannya agar empunya masuk ke sana. Tapi Nayaka tak hiraukan.

Azka tersenyum kecil, ia turun dari tempat tidur lantas ikut duduk dengan nayaka di sofa. Kemudian satu kecupan mendarat di bibir empunya, "cemberut terus nih bibir"

"Malas menanggapi orang aneh" - ucap Nayaka, Azka tertawa.

Kini Nayaka sudah terbiasa kala Azka tiba tiba mencium nya, ia juga sudah terbiasa dengan sikap manja Azka setelah menikah. Azka itu kadang seperti anak kecil yang ingin di momong ibunya.

Bestfriend to Lover? Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang