Happy reading 💞
Kalo suka jangan lupa vote dan kalau bisa komen di setiap paragraf ya man teman hehehe, vote dan komen kalian berharga banget buat penulis 🫶
Setelah menyelesaikan jadwal ceramah, raynor pun pergi ke ndalem dengan tasbih yang berada di tangan nya dan mulut yang sedang berdzikir
"Assalamualaikum" raynor pun langsung menghampiri Abah nya dan tamu dari abahnya untuk mencium tangan Abah dan tamunya itu dengan senyuman
"Waalaikumsalam" jawab ilham dan kautsar dengan senyuman khas dari mereka berdua
"Ini nih yang kita tunggu² akhirnya Dateng juga"ucap ilham menoleh ke gus kautsar dan istri dari Gus ilham (Ning Salma)
"Ada apa bah?" Tanya raynor yang sedang kebingungan
"Ekhem, emm jadi Abah mau tanya sama kamu, kamu mau Abah jodohin?" ucap Ilham langsung tanpa berlama lama
degg
"Jodohin bah?" Jawab raynor dengan melongo "Abah yang bener aja?" batin raynor
"Iyaa, Abah mau jodohin kamu sama anak gus kautsar, teman lama abah. Abah pikir pikir dengan umur mu yang semakin lama semakin tua kamu harus mempunyai pendamping hidupmu le" ucap Ilham yang sedang menatap mata raynor
"Kalo kamu gak siap gapapa Ray,saya mengerti, saya kasih kamu waktu buat berfikir sejenak dan jangan tergesa² mengambil keputusan" ujar Gus kautsar yang kasihan melihat raynor kebingungan.
Raynor pun menoleh kepada ummi nya (Ning Salma) dan ummi nya hanya menatapnya dan tersenyum
"Mungkin benar kata gus kautsar Ray, ummi mendukung semua keputusan kamu Ray, asal anak ummi bahagia" ujar Ning Salma yang menatap raynor dengan tulus
Suasana pun hening
"Oh iya sar, mana istrimu? Kok tidak ikut? Tumben" tanya Gus ilham menciptakan sebuah suasana baru
"Istri saya masih perjalanan kesini, dia habis ngajar ngaji di pondok kyai Umar (Abah dari istri Gus kautsar) mungkin sebentar lagi Dateng" balas Gus kautsar lalu melihat jam yang berada di pergelangan tangan nya
"Tenang aja Ray, saya engga bawa anak saya kesini karna memang bukan niat saya untuk begini tapi alur nya begini jadi ya sudah" gus kautsar dan Ilham pun terkekeh bersamaan
raynor pun terkekeh kecil
Tak lama kemudian datanglah sebuah mobil di depan ndalem.bya itu adalah istri Gus kautsar (Ning Fara)
"Assalamualaikum" salam Ning Fara dengan senyuman manis nya
"Waalaikumsalam" jawab seluruh orang yang berada di ndalem
Raynor pun berdiri untuk mencium tangan Ning Fara
"Eh Ray udah gede aja yaa sekarang, dulu saya sering gendong² kamu" ujar Ning Fara dengan menepuk pundak raynor
Ray pun terkekeh
"Ning Fara, Monggo duduk duluu, mau minum apa?" ujar Ning Salma yang menawari minuman kepada tamunya
"Eh enggak usah Ning Salma, saya gak haus, saya juga gamau ngerepotin hehehe" balas Ning Fara
"Beneran gak mau ning?" Tanya Ning Salma memastikan
"Iya Ning salmaa" jawab Ning Fara dengan senyuman
Ning Fara pun menghampiri suaminya dan bertanya
"Bagaimana mas?" tanya Fara kalau menatap wajah suaminya
"Jadi gimana Ray?" Tanya Gus kautsar kepada raynor
Ning fara pun tak heran dengan pembicaraan ini karna Ning Fara sedang bertelfonan dengan suaminya saat itu, ia juga tak menyangka jika hal ini akan terjadi
"Raynor insyaallah mau, tapi afwan raynor ingin meminta syarat" jawab raynor dengan menunduk kan wajahnya
Gus ilham pun mengerutkan dahinya "syarat apa Ray?" tanya ilham
"Syarat apa Ray?"tanya Gus kautsar yang bersamaan dengan ikham
"Syaratnya adalah, Ray tidak mau calon Ray tau kalo Ray sudah menikahinya dan akan Ray beritahu jika sudah tepat waktunya, Ray juga ingin membiarkan calon ray untuk melanjutkan pendidikan nya" ujar raynor yang masih menunduk kan wajahnya
"baik kalau itu mau mu Ray, abah juga setuju dengan keputusan kamu" balas Gus kautsar yang di angguki ilham
"Saya akan menitipkan anak saya di pondok ini dan setelah ijab Qabul saya serahkan seutuhnya putri saya kepadamu, jaga dia baik² dan sayangilah dia seperti saya yang menyayanginya dengan sepenuh hati dan tulus" ucap gus kautsar
"nggih bah" balas raynor
"Jadi mau di laksanakan tanggal berapa?" Tanya Gus ilham memulai topik baru
"Satu Minggu sebelum calon istri Ray kesini?" tanya raynor lalu menoleh ke arah Gus kautsar
Gus kautsar pun peka dan berkata "Azahra radyania Al Kautsar madeena, itu nama calon istri kamu Ray" ujarnya dengan kekehan kecil
"Terimakasih g-, eh, Abah, maaf Ray belum terbiasa" Raynor, Ilham dan Gus kautsar pun terkekeh
"iya gapapa Ray, mulai biasakan dirimu le, Rara kesini sekitar 2 setengah mingguan lagi" ucap Gus kautsar
Raynor pun kaget, "Secepet ini ya?" Batin Ray
"Yasudah saya sama istri saya mau pamit, sudah malam juga, takut Rara khawatir" ujar gus Kautsar
"Iya bah" balas raynor lalu berdiri
Gus kautsar pun berdiri di susul oleh istrinya dan semua yang berada di ndalem saat itu
Raynor pun mencium tangan Abah dan ummi Fara, Fara pun mengelus punggung Ray,
"Selamat bertemu 2 Minggu lagi ya"
"Iya ummi " balas raynor
Lanjut bab 3
Maaf jika ada salah kata/typo nya wkwk
-boleh di bantu support? Biar makin semangat up nya hehehe,btw kalian tau cerita ini darimana?
Janlup follow Ig sama tiktok author yaa-
Ig:alwaqiah_vithanur
Tiktok:AL-WAQIAH?
https://www.tiktok.com/@zpt.vith?_t=8kna2l2bv2A&_r=1
Boleh di bantu follow?
Sekian terima gaji
KAMU SEDANG MEMBACA
AL-WAQIAH?
Romancecerita ini menunjukan seorang gadis Jawa bernama Rara, seorang ning yang di jodohkan dengan sahabat dari ayahnya (anak dari Gus ilham) tanpa ia ketahui. "Seperti yang pernah saya bilang kamu halal bagi saya dan saya halal bagi kamu. Saya suami kamu"...
