BAB-9 di hukum berjamaah

10.8K 408 2
                                        

Happy reading 💞

Setelah Gus raynor pergi semua santri juga pergi, dan segera menyelesaikan hukuman nya. rara dan ketiga teman nya itu pun juga pergi dari ruangan Banjari

"Pliss, aku ga expect kalo bakalan gini" ucap alea dengan berjalan ke arah asrama putri

"Apalagi aku al" jawab rara dengan menghela nafas

"Besok kan hari Jumat, gimana kalo kita belajar nya di taman dekat pondok aja?" ujar Luna

"Dimana itu mbak lun?" tanya Rara seraya mengerutkan dahinya

"Sekitar 13 rumah dari sini, di sana aman sepi juga, di jamin kita ga bakalan ketahuan" ujar Luna lalu menghentikan langkahnya

"Ini sama aja kabur ga si mba lun?," tanya alea

"Kayanya sih iya, tapi kalo kita izin pasti ga di bolehin, bayangin aja kita latihan ga bisa tenang di sini, kalo disana mah sekalian healing biar ga stres² amat, Nanti kita kesana habis ngaji malam, sekitar jam 8 an" ujar alea

"Nanti kalo ketahuan mah gawat banget mbaa lun, malam lagi" ucap charissa

"Nanti aku traktir bakso deh, disana ada yang jual bakso"ujar Luna yang mampu menghebohkan ketiga teman nya

"MAUU!" teriak ketiga teman luna

"Jangan keras² woilah " ujar Luna dengan raut wajah yang pasrah

Rara dan kedua teman nya pun terkekeh

"Sama es teh ya mba lun?" ujar alea

"Enak ajaa, ngelunjak ya kamu. tapi okelah" balas Luna lalu kembali berjalan, wajah ketiga teman nya memancarkan kebahagiaan

"Wihhh, gaskeunn" ujar charissa yang sangat bersemangat

"Kamu suka makan bakso ya ra?" Tanya alea

"Hehehe, iyaa kok tau?, di pondok ga pernah makan bakso, aku jadi kangen makan bakso" jawab rara terkekeh

"Yaudah besok ya?" ujar luna

"Siapp mba lun" jawab rara, charissa dan alea

~~~

Saat setelah ngaji malam di hari itu pun mereka beraksi, mereka kini berada di dekat aula

"Mba lun, lewat mana ini?" Tanya charissa dengan berbisik bisik

"Lewat belakang ris, biar aman" balas luna yang celingak celinguk melihat gerbang belajang

"Tapi kalo ada yang ngejaga gimana mba lun?" tanya rara

"Bismillah aja" jawab Luna terkekeh

saat sampai, tanpa berlama lama Luna bersama ketiga teman nya langsung memanjat gerbang yang menjulang tinggi itu

"Mba lunn, aku takut" ucap alea yang kini berada di atas gerbang, ia sangat takut untuk turun

Tak heran dengan alea, dia sangat polos dan penakut. anak se polos ini di ajak melanggar aturan pondok??? wah wah wahh

"Yaudah sini kamu pegangan tangan ku" ujar Luna dengan mengangkat satu tangan nya

"Ini beneran gabakalan jatuh kan mba lun?" tanya alea dengan raut wajah yang ketakutan, sungguh sangat lucu.

Luna pun menganguk "udah ayoo cepet" ujarnya

Mereka pun berhasil melewati pagar yang menjulang tinggi itu dan berlari menuju taman. Mereka ber empat pun berlari dengan nafas yang tak beraturan

"M-mba lun, i-ini kita boleh makan bakso dulu ga sih" ucap Rara dengan nafas nya yang tidak beraturan, sungguh ia sangat lelah

"Iya mba lun, kita haus banget" ucap alea mengeluh

AL-WAQIAH?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang