BAB-40 Rafka?

3.4K 192 12
                                        

Happy reading 💞

Kalo suka jangan lupa vote dan kalau bisa komen di setiap paragraf ya man teman hehehe, vote dan komen kalian berharga banget buat penulis 🫶

hallo para manusia manusia hebat, boleh minta waktu lebih untuk membaca pesan dibawah naskah?
terimakasih :>


raynor dan rara pun kini telah sampai di pondok dan melihat banyak santri yang akan bersekolah karna memang ini adalah jam sekolah di pondok Al mu'minun

para santri yang melihat mobil raynor memasuki pondok pun berbaris seraya menundukkan kepalanya

raynor pun memberhentikan mobilnya tepat di depan ndalem, ia pun berjalan memasuki ndalem dan mereka di sambut oleh Salma dengan sangat baik

"assalamualaikum"

"waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" balas Salma dengan senyuman hangat nya

rara dan raynor pun mencium tangan Salma seraya memeluk nya

"Rafka sama Abah dimana um? kok tidak kelihatan?" tanya raynor yang sedari tadi tak melihat Ilham dan Rafka

"rafka di ajak Abah buat bantu ngajar Madin hari ini sayang, gimana keadaan kalian sayang?" tanya Salma dengan tatapan nya yang sedang tertuju kepada rara

"a-alhamdulillah baik um" balas rara dan raynor bersamaan

"bener?" tanya Salma memastikan

rara dan raynor pun mengangguk sebelum Salma mengatakan "lalu kenapa badan rara sangat panas? kalian benar tidak apa-apa kan? tubuh mu juga hangat nak" ujar Salma seraya menatap putra sulung nya itu

tatapan rara dan raynor kini pun bertemu, raynor pun menggenggam tangan rara, ia pun berhasil merasakan bahwa tubuh rara memang sangat panas

"rara dan Ray gapapa kok um,ummi jangan khawatir, cuaca nya akhir akhir ini sangat dingin, mungkin itu penyebabnya um" ujar raynor dengan kekehan kecil seraya menatap rara

rara pun hanya bisa terkekeh kecil

"bukan kah cuaca akhir akhir ini sangat panas?" gumam Salma, ia pun tak punya pilihan lain selain menyuruh rara dan raynor istirahat di belakang ndalem yang sebelum nya adalah rumah raynor dan Rafka jika salah satu dari mereka ingin menyendiri dan kini menjadi rumah raynor dan rara

"yasudah kalau begitu, kalian langsung istirahat aja di belakang, semua barang Rafka sudah dia pindahkan ke kamar yang berada di sebelah kamar ummi" ujarnya yang di angguki oleh raynor

raynor dan rara pun pergi meninggalkan Salma sendiri

"mas" panggil rara yang tengah berjalan disamping raynor

"dalem sayang" balasnya yang membuat rara hampir salah tingkah "kalo aku sampe salto disini mau tanggung jawab kah orang ganteng ini?" gumam nya

"kenapa mas bohong ke ummi? dan kenapa mas gak menceritakan tentang kejadian tadi" ujar rara seraya menatap raynor

"sayang, mas gak mau nama keluargamu tercemar hanya karna seekor lintah kecil itu, cukuplah hanya yang bersangkutan yang tau agar tidak menyebar kemana mana" balas raynor dengan lembut

"mas brarti ga percaya sama orang tua mas sendiri?" ujarnya dengan kekehan

"enggak gitu sayang, maksud mas, cukuplah masalahnya sampai disini dan jangan di lanjutkan lagi, apa lagi di perbesar" ujar raynor yang gemas lalu mencubit hidung rara

~~~

kini raynor dan rara tengah di sibuk kan oleh kegiatan mereka masing-masing yang sedang menata barang-barang mereka.

AL-WAQIAH?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang