Happy reading 💞
Kalo suka jangan lupa vote dan kalau bisa komen di setiap paragraf ya man teman hehehe, vote dan komen kalian berharga banget buat penulis 🫶
waktu demi waktu telah berlalu begitu cepat, malam hari pun tiba, dan kini Rara telah kembali berada di penjara sucinya.
"ayo ke aula" ajak luna
"ngapain mba?" tanya Rara
"ya halal bihalal lah sama pengurus pondok" jawab Luna
"oh iya Rara lupa, bentar mba, Rara mau benerin hijab dulu sama pake parfum"
Rara pun berdiri di depan cermin di kamarnya sambil menyemprotkan parfum ke arah pergelangan tangannya.
"iya, btw charissa sama alea kemana?" tanya luna
"katanya sih ke kamar mandi, terus langsung nyusul ke aula" balas Rara
"ayo mba" ajak rara
mereka berdua pun pergi ke aula.
acara pun dimulai, semua santri pun berbaris untuk bermaaf maafan.
di iringi dengan sholawat jibril yang di nyanyikan oleh Ning fatma
entah kenapa Rara di panggil terlebih dahulu untuk bermaaf maafan dengan semua pengurus di sana, ia pun maju dan langsung saja bermaaf maafan dengan pengurus
sedangkan, Rara kini mulai mengerutkan dahinya "harus banget gitu maaf maafan sama jijah" batin Rara.
rara pun menyalami Ning zizah dengan senyuman nya dan dibalas tatapan tajam oleh Ning zizah, membuat Rara mengerutkan dahinya dan menatap tajam kembali ke arah Ning zizah
"ini orang ya, niat saya sudah baik malah gitu banget tatapan nya" batin Rara
Rara juga tak lupa menyalami ummi Salma dengan senyuman, ummi Salma pun mencium kening Rara dan memeluknya seraya mengelus elus kepala nya.
"semangat nduk, betah betah disini nggih" ucap ummi Salma
"nggih umm, matursuwun" balas Rara, kini matanya berlinang air mata
setelah menyalami ummi Salma ia pun menyalami Ning fatma karna memang posisi Ning fatma bersebelahan dengan ummi Salma.
"semangat rara, kalo ada apa apa cerita sama mba aja, banyak yang sayang sama kamu disini" ucap Ning fatma
"iya mba, makasih banyak" balas Rara
Ning fatma pun mengangguk,ia pun menghapus air mata yang akan mengalir di pipi rara dan memeluk nya.
Ning fatma pun menyuruh Rara untuk berdiri di samping ummi Salma, Ning fatma pun menyelesaikan sholawat Jibril dan berucap di depan semua santriwati
"saya izin untuk membawa Rara ke atas panggung karna beliau juga patut untuk di mintai maaf" ucap Ning fatma
"Ning fatma mau nyindir Ning zizah kah" batin rara
KAMU SEDANG MEMBACA
AL-WAQIAH?
Romancecerita ini menunjukan seorang gadis Jawa bernama Rara, seorang ning yang di jodohkan dengan sahabat dari ayahnya (anak dari Gus ilham) tanpa ia ketahui. "Seperti yang pernah saya bilang kamu halal bagi saya dan saya halal bagi kamu. Saya suami kamu"...
