BAB-52 ummi

2.6K 121 9
                                        

Happy reading 💞

Kalo suka jangan lupa vote dan kalau bisa komen di setiap paragraf ya man teman hehehe, vote dan komen kalian berharga banget buat penulis 🫶

matahari kini mulai memancarkan cahayanya, pagi yang seperti permata, membawa cahaya yang berkilauan dan indah, juga kicauan burung yang terdengar merdu dan indah...

"ummi pamit ya nduk? jaga diri baik baik" ujar Salma dengan membawa beberapa tas besar untuk di bawa kembali lagi ke pondok al mu'minun

"jangan sampai berfikiran tidak mempunyai ibu, ummi juga ibu kamu, ummi akan sangat sedih dan kecewa jika kamu berkata seperti itu, anggap lah ummi sebagai ibu kandung kamu ya sayang?" imbuh Salma seraya mengelus elus pipi kanan sang menantu dengan senyuman manisnya

rara tersenyum seraya mengangguk, ia melihat sekitar dimana ada Salma, Rafka, raynor, dan juga Ilham. dirinya merasa sangat beruntung mempunyai orang orang baik di sekitarnya

"terimakasih banyak ummi" balasnya

Salma tersenyum kembali, dirinya mengelus elus perut kecil rara dan mencium kedua pipi menantunya dengan lembut "ummi pamit ya, assalamualaikum" ujarnya sebelum ia masuk kedalam mobil

rara mengangguk dengan senyuman nya "waalaikumsalam" suara mesin mobil mulai berbunyi, Rafka membuka kaca mobil seraya berteriak "PAMITT YA KAKAK IPARR, JANGAN LUPA NANTI KALO LAHIRAN HARUS KEMBAR SEBELAS" teriak Rafka yang membuat telinga raynor seakan di hantam bebatuan

"kamu kira mbak mu kucing hah? sekali lahiran anak nya langsung kembar banyak" ujar raynor yang berhasil memecah tawa Kautsar

sontak rara dan raynor kaget dan mengalihkan perhatian nya kedalam sumber suara "ALLAH!! ABAHH IH NGAGETIN BANGET TAU" ujar rara dengan mengerucutkan bibirnya

"maaf maaf, Abah barusan ke kamar mandi eh malah ngelewatin scene haru begini" ujarnya

"ketularan jokes nya ummi Fara" gumam rara

"yaudah ayo masuk" ajak Kautsar yang di angguki oleh rara dan raynor

Kautsar mengajak anak anak nya untuk duduk di sofa ndalem, ia membuang nafas yang panjang

"Abah sebelumnya mau berterimakasih, kalian sudah mau menemani Abah disini" ujarnya

rara dan raynor kini hanya menunduk dan mendengarkan apapun yang di katakan sang Abah

"maaf bah, raynor melihat kurangnya pengajar di pondok ini, jika raynor bantu semampu Ray, apa Abah mau? tidak enak rasanya jika ray hanya berdiam diri di rumah" ujarnya

"apa tidak merepotkan Ray? memang pengajar disini tidak terlalu banyak, mendiang ummi Fara telah mengisi banyak sekali materi seperti beberapa kitab kitab, kajian setiap hari Jumat dan mengajar membaca ak Qur'an setiap harinya. ia juga pernah berkata saya bisa mengisinya sendiri mas, izinkan saya mengisi materi materi yang saya bisa se mampu saya, jika saya sendiri bisa mengatasinya mengapa tidak? sehingga membuat jadwal nya sangat padat, begitu juga Abah"

"rara juga akan membantu" ujar rara yang membuat raynor dan Kautsar saling menatap dan menatap kearah nya

"rara? ingatlah kamu sedang mengandung nak, jika ada apa apa yang terjadi padamu, Abah tidak akan memaafkan diri Abah sendiri" ujar Kautsar

AL-WAQIAH?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang