cerita ini menunjukan seorang gadis Jawa bernama Rara, seorang ning yang di jodohkan dengan sahabat dari ayahnya (anak dari Gus ilham) tanpa ia ketahui.
"Seperti yang pernah saya bilang kamu halal bagi saya dan saya halal bagi kamu. Saya suami kamu"...
Kalo suka jangan lupa vote dan kalau bisa komen di setiap paragraf ya man teman hehehe, vote dan komen kalian berharga banget buat penulis 🫶
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
4 Minggu bukanlah waktu yang singkat bagi kebanyakan orang, kini rara tengah menjalani koma selama 4 Minggu
azzam dan Azzura, anak dari pasangan itu kini berhasil melewati masa kritis nya namun berbeda dengan ibu nya yang masih berada di rumah sakit dengan banyak nya selang yang menempel pada tubuhnya
"maaf, dengan keluarga ibu Azzahra radyania?" tanya perawat menghampiri raynor yang berdiri di depan lift dan menunggu lift turun
"iya sus kenapa?" tanya raynor
"pasien atas nama Azzahra radyania Al-Kautsar madeena kini baru sadar pak, jadi saya-" ucap suster itu yang terjeda
raynor kini berlari melewati beberapa anak tangga dan membiarkan lift yang ingin ia naiki, dengan kecepatan luar biasa ia memasuki ruangan rara
tatapan raynor dan rara kini bertemu, senyum haru mulai terukir di wajah raynor, ia pun berlari memeluk sang istri dengan erat
"yaa zaujati" ucap raynor dengan Isak tangis nya
"na'am ya zaujii" balas rara dengan suara yang lirih, sungguh tenggorokan nya kini terasa sangat serak
"ya zaujati, betapa senangnya hatiku hingga tak bisa mengatakan sesuatu, padahal mas ingin bercerita banyak, tentang Azzam dan azzura dan perjalanan mas tanpa seorang istri dan ibu dari anak anak mad" ujar raynor dengan senyum harunya
"azzam? azzura?" ujar nya seraya memegang kepala nya dengan raut wajah yang kesakitan
"ra? jangan banyak bergerak dulu sayang, azzam dan azzura adalah anak kita, kamu hebat, kamu bisa melewati semua ini dan memberi dua anak kembar yang Sholih dan Sholihah" ujar raynor seraya mengelus elus lembut pipi sang istri
perawat datang dengan Ilham, Kautsar dan Salma, rupanya memang mereka sengaja datang dan tak menyangka bahwa rara tengah sadar
"ALHAMDULILLAH YA RAB" ujar Salma seraya berjalan cepat ke arah menantunya
dengan raut wajah yang haru, Salma dan Kautsar kini segera mendekati rara dan meninggalkan Ilham yang masih berdiri di depan pintu ruangan
"permisi, maaf bapak dan ibu, saya izin mengecek kondisi pasien" ujar sang perawat dengan senyuman yang ramah
Salma, Kautsar, Ilham dan raynor pun menjauh, dan menunggu di sofa khusus ruangan itu
setelah selesai mengecek, perawat itu menghampiri mereka seraya berkata "Alhamdulillah bapak ibu, pasien atas nama Azzahra radyania al Kautsar madeena boleh pulang hari ini juga, dan atas nama Muhammad raynor Ilham? suaminya pasien ya? boleh ikut saya untuk berbicara sebentar?" jelas perawat itu, raynor pun mengangguk