cerita ini menunjukan seorang gadis Jawa bernama Rara, seorang ning yang di jodohkan dengan sahabat dari ayahnya (anak dari Gus ilham) tanpa ia ketahui.
"Seperti yang pernah saya bilang kamu halal bagi saya dan saya halal bagi kamu. Saya suami kamu"...
Kalo suka jangan lupa vote dan kalau bisa komen di setiap paragraf ya man teman hehehe, vote dan komen kalian berharga banget buat penulis 🫶
matahari telah terbenam cukup lama, langit yang cerah berubah menjadi gelap dan di terangi oleh bulan dan bintang, waktu menunjukkan pukul 19.10
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
setelah membaca pesan dari sang suami rara menghela nafas panjang, ia sedikit panik karna ia mengira bahwa sekarang telah jam 19.15
"astagfirullah, kirain udah jam 19.15, kalo gitu aku kesana sekarang gapapa kan? lagian disini sepi bgt, Abah sama ummi lagi ga di ndalem, kebetulan kafka sama mas Ray lagi di aula" gumam nya
ia kini sedang berjalan menuju aula sesuai dengan perintah raynor
setelah sampai tepat di depan aula, ia terkejut dengan banyak nya ustadz dan ustadzah yang berkumpul di aula, sungguh ia merasa sangat canggung saat ini
"Monggo Ning" ujar ustadzah Khodijah dengan senyuman hangat nya sedang raynor menyuruh Rafka untuk berpindah tempat dan menepuk tempat duduk di sebelahnya yang kosong
rara pun tersenyum kepada Khodijah dan berjalan dengan tubuh nya yang sedikit menunduk untuk menghormati seseorang yang lebih tua darinya, ia pun duduk tepat di sebelah sang suaminya itu yang membuat ustadz dan ustadzah hampir salah tingkah
"
tanpa berlama lama, mari langsung saja kita mulai, monggo ustadz Yahya" ujar raynor kepada Yahya, sekertaris pondok yang paling di percaya oleh Ilham
yahya berjalan dan berdiri tepat di tengah tengah para ustadz dan ustadzah, ia pun menatap raynor dengan senyuman hangat nya sebagai kode
raynor pun mengangguk sebagai jawaban, Yahya pun langsung mengucap salam tanpa berlama lama
"sebelumnya izinkan saya menyusun kembali tugas tugas ustadz dan ustadzah tahun ini, dan setelah saya lihat tidak banyak perubahan yang saya ubah di tahun ini dan setelah pemilihan kepala pengurus santri putra kemarin yang telah di menangkan oleh Gus rafka, namun terdapat satu masalah nya dan masalah nya ialah Ning zizah, setelah mengetahui dalang dari semua masalah yang ada di pondok pesantren, saya langsung meminta izin kepada Gus raynor untuk memusyawarahkan perihal ini" jelas yahya yang di angguki beberapa ustadz dan ustadzah
"seperti yang kita semua tahu, Ning zizah sekarang masih menjalankan hukuman dan beliau tidak bisa menjalankan tugasnya, dan mungkin setelah hukuman beliau telah selesai, beliau juga tidak bisa menjalankan tugas nya lagi atau selamanya"