Happy reading 💞
Kalo suka jangan lupa vote dan kalau bisa komen di setiap paragraf ya man teman hehehe, vote dan komen kalian berharga banget buat penulis 🫶
"bagaimana keadaan rara sekarang?" tanya Salma yang tengah duduk di kursi ruang tamu ndalem, dirinya kini sedang mengobrol dengan anak sulung nya
"tentu tidak baik baik saja untuk awal nya ummi, tapi Alhamdulillah raynor sanggup menghilangkan sedikit dari rasa sedih rara dengan hal hal yang ia sukai, sesekali raynor menasehahtinya supaya tidak terlalu larut, ia tak hanya membawa satu nyawa namun dua nyawa bahkan 3"
"tiga?" tanya Salma mengerutkan dahinya
"iya, rara, calon cucu ummi, dan raynor sendiri" ujarnya dengan senyuman lebar
"menyeramkan" ujar Salma singkat dengan raut wajah yang geli seakan ada seseorang yang menggelitik perutnya
rafka yang sedari tadi menguping di depan pintu ndalem pun terkekeh geli hingga terdengar oleh raynor dan Salma
"gak sopan" sindir raynor
Rafka pun memasuki ndalem dengan menutup mulutnya rapat "assa-HAHAHAHAHAHHAHA" ujarnya yang membuat Salma membulatkan bola matanya
"tutup lagi mulutmu ka, tidak tau malu" ujar raynor dengan raut wajah yang datar
"iya maaf, keceplosan" ujar nya dengan kekehan
Rafka pun duduk di samping saudara kandungnya dengan wajah yang masih ingin tertawa keras saat ini "kita pulang kapan ummi?" tanya Rafka
"kata Abah kalo tidak besok pagi ya besok malam, kenapa? kangen siapa kamu" sindir Salma
"apa sih ummi, Rafka cuman kangen ndalem" balas Rafka, kini ia tak ingin tertawa sama sekali
"yaudah sana masuk ke kamar nya masing masing, sudah larut malam" ujar Salma lalu beranjak pergi ke kamarnya
mereka pun berpencar memasuki kamar nya masing masing karna hari sudah larut. "assalamualaikum" salam raynor membuka pintu kamar
"waalaikumsalam" balas rara yang kini sedang berdiri di depan kaca yang cukup besar
"loh, belum tidur?" tanya raynor menghampiri sang istri
"seperti yang mas lihat? emang rara udah tidur?" ujarnya yang di balas gelengan singkat oleh raynor
"mas" panggil rara
"dalem cinta?"
rara mengelus perutnya yang kini masih kecil seraya berkata "menurut mas. kalo ummi Fara masih ada, apa ummi juga akan sangat mencintai adik kecil yang ada di dalam perut ini juga seperti ummi Salma?"
raynor menghela nafas panjang seraya berkata "tentu, tentu sayang"
"maka dari itu, kamu harus menjaga adik kecil ini dengan baik" imbuhnya
rara mengangguk dengan senyuman yang terukir di wajahnya, sesekali ia bergumam "jika aku hancur, anak yang selalu aku idam idamkan ini akan ikut hancur"
KAMU SEDANG MEMBACA
AL-WAQIAH?
Romancecerita ini menunjukan seorang gadis Jawa bernama Rara, seorang ning yang di jodohkan dengan sahabat dari ayahnya (anak dari Gus ilham) tanpa ia ketahui. "Seperti yang pernah saya bilang kamu halal bagi saya dan saya halal bagi kamu. Saya suami kamu"...
