BAB-55 keselamatan

1.4K 72 5
                                        

Happy reading 💞

Kalo suka jangan lupa vote dan kalau bisa komen di setiap paragraf ya man teman hehehe, vote dan komen kalian berharga banget buat penulis 🫶

Tuttttt....tutttt

suara telfon masih tengah berbunyi menggetarkan mobil yang kini di tumpangi oleh joe, raynor, Ali dan juga anak buah tuan joe yang salah satunya bertugas menjadi supir tuan joe

{halo, Gus}

suara perempuan yang sangat familiar terdengar dari handphone raynor, jelas itu bukan rara yang mengangkatnya

perempuan itu segera mengalihkan telfon biasa menjadi video call, menunjukkan wajah rara dan alea yang kini tak sadarkan diri di sofa tua

{apa yang kamu lakukan! siapa kamu} teriak raynor

Ali yang terkejut pun ingin mengintip tapi raynor menjauh kan dirinya, perempuan itu berkata

{aku? aku Luna, datang kesini sendiri tanpa membawa seseorang sebelum tengah malam atau hal buruk akan terjadi} ujarnya seraya menutup video call

raynor mengepalkan tangan nya, "sabar Gus, tidak sampai 5 menit kita akan sampai di lokasi" jelas tuan joe

BRUAKKKKK

pintu di rumah kosong itu rusak akibat pukulan yang di luncurkan raynor, ya, dia datang sendiri namun Ali bersama tuan joe mengawasi nya

raynor melihat kondisi Luna, baju kumuh, wajah kusut dan banyak nya luka di kakinya, sedangkan rara masih tak sadarkan diri

"Gus, tolongin rara Gus" lirih alea yang ternyata ia masih sadar, Luna pun memukul mulut Luna dengan kayu yang cukup keras.

Luna mendekati raynor, dengan pemukul kayu yang ia bawa

"APA YANG TELAH KAMU LAKUKAN!" ujar raynor berjalan mundur dengan perlahan

"oh, saya tidak akan mungkin menyakiti belahan jiwa saya sendiri, perempuan itu?" ujar Luna menunjuk ke arah rara

"ia hanya mendapatkan sekali pukulan, namun ia sangat LEMAH!" ujar Luna dengan tawanya

"gila, Luna sudah gila" gumam raynor

terdengar hentakan kaki dari tangga, Luna dan raynor pun menoleh ke arah sumber suara

"keren, Muhammad raynor Ilham al Kareem? bodohnya Lo, kesini cuman bawa nyali? pulang aja deh" ujar Riko dengan tawa nya

"astagfirullah, astagfirullah, astagfirullah" gumam raynor, ia berusaha menenangkan hatinya

"kau benar Rik, saya tidak akan menang melawan kalian, jadi.." jeda raynor, ia pun segera keluar menjauh

ya benar, rencana raynor berhasil, ia sengaja mengelabui Luna dan Riko untuk keluar dari rumah kosong, penyerangan berhasil terjadi dengan bantuan anak buah tuan joe

sementara itu tuan joe dan Ali memasuki ruangan itu dan membebaskan alea juga rara

"tuan joe, tolong jaga mereka, saya akan membantu Gus raynor" ujar Ali namun di hentikan oleh joe

AL-WAQIAH?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang