BAB-15. 28 surat?

9.6K 366 3
                                        

Happy reading 💞

Kalo suka jangan lupa vote dan kalau bisa komen di setiap paragraf ya man teman hehehe, vote dan komen kalian berharga banget buat penulis 🫶

Sejak pentas seni itu, Rara pun menjadi semakin populer di pondoknya, banyak santri laki-laki yang mengejarnya.

Rara tak menghiraukan nya dan bersikap seperti biasa.

"Ga kerasa ya al? Aku disini udah 7 bulan an aja, tinggal 5 bulan lagi aku udah lulus" ucap Rara kepada ketiga gadis yang berada di samping nya itu

"Iya ra, kalo aku charissa sama mba Luna mah udah lama, banyak banget kenangan di pondok ini" ucap alea

Luna dan charissa menganguk

"Jadi pengen ngabdi disini deh berempat" ucap Rara

"Ayo!, ide bagus itu ra" balas luna bersemangat

"Kayanya aku gabisa deh, aku mau lanjut kuliah aja" balas charissa

"Aku si insyaallah, aku usahain bisa" balas alea

"Yahh, sama aja kalo ga lengkap" balas Rara

"Oh iya ra, nanti mau tidur bantu aku buat hafalin juz 6 ya ra" ucap alea

"Iya al"

"Ehh, sekarang jam berapa?" Tanya luna

"Jam 18.03 mba"

"Ke masjid yuk, ambil wudhu sama cerita² disana" ajak luna

"Yaudah ayo mba" balas Rara dan kedua temanya

Mereka pun berangkat ke masjid dan mengambil wudhu menunggu adzan Maghrib sambil bercerita²

"Tau ga si? Aku dulu pernah ngecrush in Gus raynor" ucap alea

"Samaa, aku dulu juga gitu cuman kayak gengsi aja gitu kalo mau ngomong" balas charissa

"Iyaa"

"Siapa coba yang ga pernah ngecrush in Gus raynor" saut luna

"Tapi setelah ada berita kalo Ning zizah sama Gus raynor aku milih move on aja walau susah si" ucap alea

"Iya bener banget" balas charissa

"Masih ga habis Fikri sama Rara sih, dia bisa duet dan eye contact  sama Gus raynor"

"Tutor dong raa" ucap teman nya itu merayu Rara

"Minta halalin sana"

"WHATT?, LO BERARTI UDAH DI HALALIN SAMA GUS RAYNORR??!!" Ucap alea

"Eh, Rara beg* kenapa sampe keceplosan sih anj*r" batin rara

"Becanda elah" Rara pun menggaruk dahinya yang tidak gatal

"Kirain" balas luna

Rara pun terkekeh

"Allahuakbar... Allahuakbar"

Mulai banyak santri yang berdatangan ke masjid dan Luna pun menyadari nya.

"Ayo sholat dulu" ucap Luna

Mereka pun bergegas mengambil shof paling depan, berbeda dengan yang lain, orang lain selalu menginginkan shof paling belakang.

Mereka pun menunaikan sholat Maghrib berjamaah.

Setelah sholat Maghrib berjamaah mereka pun memilih untuk tetap di dalam masjid sambil menunggu adzan isya' karna benar² hari ini mereka tidak terlalu sibuk.

AL-WAQIAH?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang