Happy reading 💞
Kalo suka jangan lupa vote dan kalau bisa komen di setiap paragraf ya man teman hehehe, vote dan komen kalian berharga banget buat penulis 🫶
seperti hari hari biasa bagi rara, ia selalu datang ke kantor pengasuh putri walaupun hanya sedikit pekerjaan disana, bagi rara ia lebih memilih berdiam diri di kantor dari pada berdiam diri di rumah
saat ia melamun matanya tak sengaja terfokus kepada seorang perempuan yang tak asing baginya. "mbak Luna?" gumam nya
ia pun berlari menghampiri seorang perempuan yang ia anggap mirip dengan Luna "mbak?" panggil nya
perempuan itu pun menoleh ke arah rara, dan sesuai dengan dugaan, ia adalah Luna
rara pun mendekat seraya memeluk tubuh Luna "cepet banget mbak balik kesini" ujar nya dengan senyuman lebar
"sesuai dengan perkataan aku dulu ra, aku bakalan ngabdi disini, aku juga baru sampe tadi malem"
"oh, ya?? kenapa ga langsung ke ndalem?" tanya rara
"aku udah ke ndalem tadi malem ra tapi... kayaknya ada masalah ya di ndalem? kemarin aku sempet denger Gus raynor pake nada tinggi pas bicara sama Gus Rafka" ujar Luna yang membuat rara menghembuskan nafas panjang
"iya mbak, memang ada masalah kemarin, mbak udah ke ndalem belum?" tanya rara mengalihkan topik pembicaraan
"udah ra, udah ketemu sama nyai Salma, katanya sementara aku di suruh bantuin ngurusin anak bagian konsumsi"
"duduk bentar yuk mbak, ngobrol bentar, waktu makan baru aja selesai" ajak rara, ia pun menggandeng tangan Luna ke kantor pengasuh putri
setelah duduk di ruangan yang dingin, harum dan ber AC, Luna tersenyum lebar "sekarang kamu jadi kepala pengasuh putri ya?" ujar nya
"hehehe!, ya begitulah mbak, aku juga ga habis pikir bisa jadi kepala pengasuh putri, memang kelihatan enak berdiam diri di ruangan yang harum dan dingin tapi kadang pusing dan merasa kesepian" balas rara dengan kekehan kecil
"alea gimana ra?" tanya Luna
"gimana apanya?"
"dia gak kesini? secara kan ustadz Ali pasti masih tetep ngajar disini" jelas Luna
"oalah, kurang tau sih mbak lun, tapi kayaknya dia juga bakalan tinggal disini deh, entah ngajar atau gimana, mungkin dalam jarak dekat mereka balik lagi kesini" balas rara
"kamu pasti lagi sibuk ya? aku takut ganggu kamu" ujar Luna seraya menundukkan kepala nya
"eh, apa sih mbak, enggak kok, dari tadi aku gaada kerjaan maka dari itu aku ajak mbak kesini biar ga bosen"
"assalamualaikum" salam raynor yang berjalan memasuki kantor seraya merapikan rambutnya
"waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" balas rara seraya menatap tajam raynor
"waalaikumsalam Gus" balas Luna
"ada santri yang ngelanggar?" tanya raynor
KAMU SEDANG MEMBACA
AL-WAQIAH?
Romanscerita ini menunjukan seorang gadis Jawa bernama Rara, seorang ning yang di jodohkan dengan sahabat dari ayahnya (anak dari Gus ilham) tanpa ia ketahui. "Seperti yang pernah saya bilang kamu halal bagi saya dan saya halal bagi kamu. Saya suami kamu"...
