Happy reading 💞
Kalo suka jangan lupa vote dan kalau bisa komen di setiap paragraf ya man teman hehehe, vote dan komen kalian berharga banget buat penulis 🫶
kini waktu menunjukkan pukul 19.30, semua santri sudah melaksanakan sholat isya dan kini waktunya untuk kajian yang di isi oleh Gus raynor, Gus rafka dan juga ustadz Ali.
"pindah ke belakang yuk" ajak rara
"pindah?" tanya charissa,alea dan juga Luna
"yang bener aja ra, kita udah dapet posisi yang bagus" balas Luna
"tau tuh, aneh ya kamu, posisi kita udah bagus banget di paling depan" ujar alea
"aku malu mbak, Al" ujar Rara
"lah ngapain malu, orang kita engga nyolong, kita juga pake baju?" tanya luna
charissa alea dan Rara pun tertawa.
"bukan gitu mbak lun" balas Rara dengan tawanya
"sesekali ra, biasanya juga kamu duduk paling depan pas ada kajian kaya gini" ujar Luna
"ishh, yaudah deh" balas Rara dengan membulatkan bola mata malas
kajian pun di mulai, semua berjalan dengan sangat lancar tanpa hambatan.
hingga Rara terfokus dengan ucapan ustadz ali dalam kajian kali ini.
"saya pernah di nasehatin sama guru saya, yaitu kyai Umar. dekatilah Allah SWT, Pepet terus di sepertiga malam, baca surah Al Waqiah agar rezekinya lancar, agar di permudah segala urusan,dan ingat habis sholat jangan langsung melipat sajadah, minta, curhat sama Allah SWT tentang apa yang kamu keluhkan, tentang apa yang kamu khawatirkan dan tentang apa yang kamu inginkan, insyaallah kamu akan tenang dan apa yang kamu inginkan insyaallah dikabulkan" ucap ustadz Ali
"bacalah aku tiap malam, kelak kau tidak akan di timpa kemiskinan maupun kekurangan" lanjut ustadz Ali
rara pun mencatat apa yang di sampaikan oleh ustadz Ali dengan bulpen dan buku kecil yang berada di tangan nya itu.
sedangkan charissa, alea dan Luna tengah menatap wajah ustadz Ali yang sangat tampan dan wangi itu.
Rara tak heran dengan ketiga teman nya itu, tanpa sadar ia sedari tadi di tatap oleh Gus raynor.
ia pun menundukkan wajahnya, ia juga sangat merasa malu.
rafka yang tersadar akan hal itu pun terkekeh.
setelah di rasa penyampaian an materi nya telah selesai, ustadzah Ali pun mempersilahkan Gus rafka untuk menyampaikan sepatah dua kata motivasi dari surah Al Waqiah.
"silahkan Gus, boleh di sampaikan sepatah dua patah kata kata maupun motivasi yang bisa di ambil dari Al Waqiah" ucap ustadz Ali.
rafka pun berdiri dengan mic yang berada di tangan nya. ia pun mengarahkan mic di depan bibir nya dan berkata.
jadilah seperti AL-WAQIAH ayat 23 "dan tutupilah hatimu sekeras Al Hadid, sehingga nanti ada seseorang yang bisa membukanya selembut ar-rahman" ucap Gus rafka yang mampu membuat para santriwati meleleh.
KAMU SEDANG MEMBACA
AL-WAQIAH?
Romancecerita ini menunjukan seorang gadis Jawa bernama Rara, seorang ning yang di jodohkan dengan sahabat dari ayahnya (anak dari Gus ilham) tanpa ia ketahui. "Seperti yang pernah saya bilang kamu halal bagi saya dan saya halal bagi kamu. Saya suami kamu"...
