✍️📚❣️HAPPY READING ❣️📚✍️
_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _
*•*•*•*
Ryo menatap sendu figura foto dihadapannya yang memperlihatkan wajah tampan seorang pria yang sangat mirip dengan Stone.
Sorot mata yang tajam dengan iris mata kecoklatan dan netra biru laut itu.
"Uncle benar-benar identik dengan Papi dan Papa,"gumam Ryo pelan seraya mengelus lembut foto tersebut tepat pada wajah Derick yang menampilkan ekspresi datar.
"Dia Frederick Kingsley Valkyrie.Daddy dari sembilan orang putra,putra pertamanya bernama
Zephyr ,putra keduanya Zenith,dan putra ketiganya Zenon.Mereka adalah Triplets,anak sulung Derick yang sembunyikan identitas nya hingga tidak ada orang yang mengetahuinya termasuk adik-adik mereka sendiri."
Ujar Lucian seraya menunjukkan sebuah foto berisi tiga bayi laki-laki kembar yang dibungkus sebuah selimut putih.
"Berapa umur mereka sekarang??"tanya Ryo pada Lucian membuat William tersenyum tipis mendengarnya.
"27 tahun,mereka lebih tua beberapa tahun darimu."Balas Lucian.
"Aku lanjutkan,putra ketiga Derick bernama Lexander,putra kelimanya
Lennard,mereka berusia 24 tahun.
Putra keenam Mexander,putra ketujuh Melrick, keduanya saat ini berumur 21 tahun.Dan yang terakhir ada si bungsu Rexander dan Raylen. Saat ini mereka berusia 18 tahun."
"Uncle benar-benar hebat bisa melahirkan keturunan kembar sebanyak itu, sedangkan aku sendiri anak tunggal menyedihkan sekali."Lirih Ryo pelan.
Lucian terkekeh kecil,"kamu bisa menganggap Rex sebagai adikmu,boy.Di antara saudaranya yang lain hanya sekecil Rex yang tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari Acenya."
"Apa maksud Anda Tuan kecil dikucilkan oleh saudaranya sendiri,Tuan Lucian?"tanya William dengan nada terkejut.
"Hm,benar.Walaupun sama-sama bungsu, anak-anak Derick tidak pernah menganggap kehadiran Rex di mansion ini."Balas Lucian dengan suara bergetar.
"Seandainya aku diberikan kesempatan untuk bertemu dengannya lebih cepat, mungkin aku bisa memberikan kasih sayang seorang Ace padanya."Gumam Ryo.
"Untuk triplets,apa anda mengetahui tempat tinggal mereka Tuan Lucian?"tanya William.
"Bukan saya tapi Lucas,dia yang akan mengantarkan kita kesana untuk menjemput triplets dan menyingkirkan kesombongan adik-adiknya."Lucian bangkit dari duduknya dan berjalan mendekati jendela.
"Saya akan menghubungi seseorang yang ditugaskan oleh Tuan Clifford untuk mencari putranya,dan menyampaikan sesuatu yang penting padanya, kalian bisa terlebih dahulu ke ruang makan kalau sudah lapar."Lucian mengeluarkan benda pipinya.
"Aku akan menyusul Lon,Uncle."Pamit Ryo seraya bangkit dari duduknya.
"Aku akan memantau anak-anak nakal Derick bersama yang lainnya,mereka baru saja berbuat ulah lagi."Lucas ikut berdiri dan meninggalkan Lucian dan William di dalam ruangan tersebut berduaan.
*•*•*•*
Sementara itu,Lon yang keluar dari ruang kerja Derick memutuskan untuk menyendiri.Setelah mendengar betapa menyedihkannya kehidupan sang Uncle perasaan Lon penuh dengan rasa bersalah, kesedihan, dan kemarahan. Terlalu berat untuk berada di ruangan yang sama dengan Lucian dan yang lainnya. Ia butuh waktu untuk merenung, untuk memahami apa yang baru saja terjadi.
Dengan langkah pelan, Lon berjalan keluar menuju taman di belakang mansion Derick, mencoba mencari ketenangan di tengah kekacauan yang ada di kepalanya. Angin yang berhembus kencang menyapu wajahnya, tetapi itu tidak cukup untuk menenangkan gejolak di dalam dirinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Daddy's Rays Of love
RandomMenceritakan kisah tentang seorang pria berusia 35 tahun yang sangat menginginkan anak dari pernikahannya namun harapannya harus kandas karna sang istri menolak mentah-mentah untuk melahirkan seorang anak demi menjaga penampilan tubuhnya. Hingga sua...
