//setelah sekian lama,part selanjutnya aku up juga akhirnya~
Selamat membaca( ◜‿◝ )♡
°°
[18.00]
"Kakak Lo kemana?"
Rei yang baru akan masuk ke kamarnya itu berhenti,menoleh kamar sebelah yang penghuninya sedang di depan pintu.
"Dia ada urusan" jawabnya.
"Urusan? Kemana?"
Dia menatap orang itu malas,"Ke rumah"
"Sendirian?"
Tak lain tak bukan,orang itu adalah Aga.
"Iya kak,Lo mau temenin? Yaudah susul sana!! Kalau mau ditonjok aja sama kak Ren" jawab Rei sedikit bercanda.
"Gue khawatir,dari tadi telfon gue gak di angkat,chat juga gak dibales sama dia" balas Aga serius.
Rei terdiam,dia kembali mengecek ponselnya. Pesannya belum dibalas oleh sang kakak,dia kembali mengirim pesan dan sama,tidak dibalas.
"Dia juga gak bales chat gue"
"Rumah Lo berdua dimana? Gue mau susulin dia"
Rei menatap Aga tajam,"Jangan!!" Serunya.
"Kenapa? Sebenernya dia ada urusan apa? Kenapa nggak sama Lo?"
Lalu Rei menunduk,dia ragu,apa harus menceritakan masalah ini kepada Aga?
"Tunggu,Lo sama kakak... pacaran?" Tanya Rei tiba-tiba.
"Iya" jawab Aga santai.
Rei tidak menyangka Aga akan sesantai itu mengungkapkan hubungan mereka seperti ini.
"Jadi?" Tanya Aga lagi.
"Kakak gue cuma mau ngecek kondisi rumah aja,Lo udah tau kan kalau gue sama kakak nggak punya orang tua? Rumah itu kosong,sesekali kakak mau ngecek kondisi rumah. Udah itu aja" jelas Rei panjang.
"Perasaan gue dia sekarang lagi gak baik-baik aja" balas Aga.
"Maksud Lo?"
"Kirim alamat rumah lo ke gue" ucap Aga lalu dengan cepat dia masuk ke kamar.
Rei hanya mematung,dia tau Aga pasti akan menjemput Ren. Dan Rei tau,pasti terjadi sesuatu sampai kakaknya tidak menjawab dan membalas pesan darinya dan Aga.
Tidak lama kemudian Rei mengirim alamatnya,dan Aga langsung bergegas ke rumah Lio. Untuk apa? Untuk meminjam mobil kakaknya itu,lalu menjemput Ren.
Ngomong-ngomong,sejak satu tahun yang lalu Aga sering secara diam-diam memakai mobil ayahnya untuk belajar menyetir.
Sekitar pukul delapan malam,Rei yang hanya mondar-mandir di depan pintu kamarnya itu mendapat balasan pesan dari Ren. Lalu dengan cepat meminta share location dan mengirimkannya kepada Aga.
Di sisi lain,setelah menerima share location Ren dari Rei, Aga yang sudah berada si sekitar rumah dua bersaudara itu segera melajukan mobilnya menuju suatu tempat. Pantai,tempat dimana Ren berada saat ini.
Berkendara sekitar sepuluh menit,akhirnya dia sampai di tempat itu. Dia mengedarkan pandangannya, menelisik setiap sudut pantai. Hingga netranya menangkap sosok yang duduk di tepi pantai sendirian. Itu Ren.
[...]
°
Dugh
Ren meletakkan kepalanya di dada Aga,"Gue nggak mabuk,Aga! G-gue nggak beli minuman itu..." Ucapnya lirih sambil menunjuk ke arah kaleng minuman yang berserakan bersama beberapa makanan ringan tadi.
Aga mengarahkan pandangannya ke sana,"Lo dapat dari mana?" Tanyanya.
"Kakak lo yang kasih,dia baiiiiiiiiik banget"
"Kakak gue?"
Ren kembali berdiri tegak,lalu menatap Aga,"Kakak Lo yang tingginya segini" ucapnya,dia menaikkan tangannya setinggi kepalanya sendiri.
"Ck,ngelantur lo!" Balas Aga,dia jengah dengan sikap pacarnya yang mulai aneh itu.
"Hehe..."
Dengan cepat Aga merapikan kantong kresek yang berserakan tadi,setelahnya dia menggendong Ren di punggungnya dan cepat-cepat menjauh dari tepi pantai,karena jujur di sini cukup dingin.
Dia membawa tubuh kurus itu masuk ke dalam mobilnya lalu dia masuk dan duduk di kursi kemudi.
Ren melihat sekelilingnya,dia menatap Aga bingung,"Kenapa naik mobil?" Tanyanya.
"Lo mau naik apa? Kuda?"
"Gue mau naik lumba-lumba!!"
Jawaban Ren berhasil membuat suasana terasa lebih santai. Raut khawatir di wajah Aga berangsur menghilang,dia tersenyum kecil, merasa gemas dengan jawaban aneh manusia manis disampingnya itu.
Dia sedikit memiringkan tubuhnya untuk menghadap si manis,"Lo tadi udah ke rumah?" Tanyanya pelan.
Ren mengangguk,dia memejamkan matanya.
"Sekarang pulang ke asrama,ya?"
Lagi-lagi Ren mengangguk.
"Mau mampir makan dulu?"
Ren mengangguk lagi.
Aga semakin gemas,dia mencubit pipi Ren yang sudah memerah.
"Gue juga mau makan"
"..."
"Gue mau makan lo,Ren"
Tanpa mengerti maksud ucapan itu,Ren kembali mengangguk.
°°
Terimakasih sudah membaca,jangan lupa tinggalkan jejak berupa vote,kritik,dan saran( ◜‿◝ )♡
^^Sorry for typos
KAMU SEDANG MEMBACA
LOVEMATE || Henxiao
Novela Juvenil"Dia cium lo?" Ren mengangguk. "Lo mau gue bersihin bekas dia?" "H-hah?" [Boys love story!!] [18+⚠️] •Theme song : She A Wolf by WayV• Xiaodery||Henxiao||Henjun
