Marrel suka siapa?

278 13 0
                                        

"Gue di sini,Lo gak perlu takut"

Ren menatap mata Aga,si tampan itu terlihat begitu tulus.

"Gue takut...Rei...dia-"

Grep

Aga menarik tubuh Ren kedalam pelukannya,mengusap punggung sempit itu pelan.

"Gak apa-apa,gue juga bakal lindungin Rei. It's okay"

Mendengar itu,Ren tenang.

Setelah sadar dengan apa yang terjadi,dia segera menjauhkan tubuhnya dari tubuh Aga.

"Kenapa?"

"Kenapa Lo peluk gue!?"

"Dih Lo yang peluk gue!"

"Fitnah!!"

Aga tertawa gemas,lalu mencubit pipi tirus itu pelan,"Gue cium juga Lo di sini" ucapnya.

"Cium aj-"

Cup

"AGA!!" Aga benar-benar mengecup bibir Ren.

"Lo yang minta"

"Ini di sekolah,bego!" Ren memukul bahu Aga kuat.

"Iya iya maaf,kalau di asrama boleh,kan?"

Ren menatap remaja bersurai mullet itu datar lalu menyambar semangkuk seblak yang masih hangat itu lalu memakannya dengan lahap.
 
 

 
°
 
 


 

Pukul setengah empat sore, Aga dan Marrel sedang berjalan gontai menuju minimarket di dekat asrama. Keduanya di perintah untuk berbelanja oleh tiga orang pendek,kata Marrel. Padahal jam-jam pulang sekolah seperti ini biasa mereka pakai untuk tidur.

"Gue denger Sam pacaran sama anak kelas 12" celetuk Marrel tiba-tiba. Selaku ketua osis, Marrel selalu update dengan kabar-kabar terbaru seluruh siswa sekolah itu.

Aga menoleh sebentar,"Udah tau" balasnya.

"Lo..gak kaget?"

"Kagak"

"Mereka cowok, Ga"

Lagi-lagi Aga menatap si alis camar itu bingung,"Terus kenapa? Mereka yang pacaran malah Lo yang heboh,Rel Rel"

"Lo gak ngerasa aneh sama hubungan mereka?"

"Kagak,kalau mereka saling sayang menurut gue gak ada masalah"

Marrel terlihat tersenyum kecil,"Lo keren bro" ucapnya lalu menepuk bahu Aga.

Sesampainya di minimarket,keduanya bingung apa yang harus mereka beli. Jadi langkah pertama adalah mengelilingi minimarket itu.

"Kok Lo mau disuruh-suruh Ega?" Tanya Aga tiba-tiba membuat Marrel yang berjalan disampingnya itu menoleh.

"Kenapa enggak?"

"Lo gue tanya malah balik nanya,kampret!" Aga menoyor kepala Marrel pelan.

"Hahaha adek Lo lucu sih,gue jadi gak tega buat nolak"

Sett

Aga menghentikan langkahnya lalu menatap Marrel tajam.

"Tunggu,lo barusan bilang kalau Lo suka sama Ega?"

Marrel tertawa canggung,"Emang keliatan banget?"

"Enggak,cuma Lo bilang gitu gue jadi curiga. Jadi selama ini Lo memperlakukan adek gue gitu bukan karena menganggap dia adek Lo juga"

Marrel menggeleng,dia sibuk memilih camilan yang Rei dan Ega minta untuk beli.

Ngomong-ngomong, Marrel tinggal di asrama dengan adiknya yang bernama Jeryl. Kamarnya berada di lantai tiga,sementara kamar Aga dan Ega berasa di lantai dua.

Aga menghela nafasnya panjang,"Yaudah,jadian aja"

Sibuk mengobrol,dua dominan itu tidak sadar kalau belanjaan yang mereka masukkan ke dalam troli sudah begitu banyak. Keduanya lalu berjalan ke kasir,membayar,lalu masing-masing keluar minimarket itu dengan satu kantong kresek besar.

 
 

°°

Terimakasih sudah membaca,jangan lupa tinggalkan jejak berupa vote,kritik,dan saran(⁠ ⁠◜⁠‿⁠◝⁠ ⁠)⁠♡

LOVEMATE || HenxiaoCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang