Bab 40

53 11 4
                                        

Mata Yechan kembali melirik bangku di depan nya. Ah...Tepat nya di depan Junghoon.

Tak seperti biasa nya kursi itu tidak berpenghuni.

Biasa nya orang yang menempatinya selalu datang satu paket bersama Jehyun.

Tapi tidak hari ini, pagi tadi Jehyun datang sendiri. Juga tidak mengendarai motor nya, dia berangkat bersama Hyung nya. iya...Hwichan.

Kembali melirik kursi kosong di sebelah Jehyun. Tak tahan juga akhirnya Yechan berdiri dan mengahampiri Jehyun lalu memintanya untuk menggeser duduk nya sebentar.

"Yaaa...geser sebentar !" Seru Yechan sembari menepuk pundak Jehyun

Menatap Yechan bingung, Jehyun hanya menuruti permintaan ya sambil pindah ke kursi di sebelahnya.

"Ada apa ?" Tanya Jehyun tanpa menatap Yechan.

Jehyun terlihat sibuk mengerjakan tugas yang di berikan Pak Taedong. Namun tetap memberikan perhatian nya pada Yechan.

"Kemana Xen ?"

"Apa kamu buta, Dia tidak masuk hari ini."

Yechan mendesis kesal, Satu sudut bibir atas Yechan naik saat mendengar kata-kata sarkas Jehyun.

"Aiisshhh....Karna aku tau makanya aku bertanya. Biasa nya kalian selalu bersama, apa Xen sakit ?"

Setelah menahan sesaat, akhirnya Jehyun menatap Yechan kesal karna terus bertanya.

"Apa kamu tidak bisa menanyakan nya langsung ? bukan kah kamu punya handphone ? gunakan teknologi itu !!"

"Mendengar nya dari mu lebih menghemat waktu. Ayo katakan sebelum aku membuat kita di hukum Pak Taedong !!"

Banyak yang bilang, bicaralah dengan baik. Karna setiap apa yang kita ucap kan bisa berbalik menjadi doa dan terkabul.

Dan itu lah yang akhirnya di alami Yechan. Karna terus saja bicara saat kegiatan belajar, Pak Taedong menyuruh nya berdiri di lapangan bersama Jehyun.

"Shin Yechan, Moon Jehyun apa yang kalian bicarakan ?" Tanya Pak Taedong tegas.

"Maaf pak" jawab Yechan

"Apa kalian tidak tau ini masih dalam jam pelajaran. Jika ingin bicara, bicaralah di luar. Sekarang kalian berdiri di lapangan sampai jam istirahat !!" Seru Pak Taedong

"Tapi Pak..." Ujar Jehyun mencoba protes. Tapi urung karna dia rasa akan percuma.

Jehyun bangun dari kursi nya sambil menatap Yechan sebal. Entah kenapa Yechan terasa seperti anak kecil yang terus merepotkan nya.

Kepala Yechan menoleh kebelakang, menatap Junghoon sambil tersenyum. Berbanding terbalik dengan Junghoon yang merasa sikap Yechan sedikit aneh. Bukan cuma Junghoon yang merasa begitu, tapi juga Kevin dan Hyuk.

"Ada apa dengan Yechan ? Kenapa dia terus mengganggu Jehyun ?" Heran Hyuk

"Mungkin karna kamu terus menempel dengan Jaehan Hyung. Makanya dia bersikap begitu." Jawab Junghoon Kesal.

Refleks saja tangan Hyuk melayang dengan enteng lalu mendorong kepala Junghoon pelan dan membuat nya sedikit bergerak kedepan.

Namun tak tinggal diam, Junghoon membalas Hyuk dengan meninju lengan nya.

Aakk...

"Sakit tau..."Kesal Hyuk sambil mengusap lengan nya yang di tinju Junghoon

"Rasakan siapa suruh mendorong kepala ku." balas Junghoon

"Kamu duluan, kenapa terus menyindir ku." Elak Hyuk

"Sudah...kalau kalian terus bertengkar. Yang ada kita akan bergabung dengan Yechan dan Jehyun !" Lerai Kevin

Love Affirmation Where stories live. Discover now