Bab 43

55 10 10
                                        

Yechan menatap keluar jendela ketika menghampiri Jehyun dan Hwichan yang sedang duduk di ruang makan, tepat nya di lantai satu rumah Jehyun.

Jelas terlihat air hujan yang turun lumayan deras itu, pagi nya tak kalah kelabu dari hari-harinya belakangan ini.

Menarik satu kursi di samping Jehyun kepala Yechan sibuk berkeliling ruangan.

Di sudut dapur ada dua orang yang sedang sibuk merapihkan counter setelah di gunakan untuk memasak sarapan yang telah terhidang di meja makan saat ini.

Namun tak lama mereka pergi. Hanya itu. Rumah besar ini terasa begitu sepi untuk Yechan, benar-benar sepi.

Jehyun yang sedari tadi meperhatikan Yechan, mengulurkan tangan nya. Menjempit dagu Yechan dengan dua jari nya dan di hadapkan nya wajah Yechan kewajah nya.

"Apa yang kamu cari ?" Tanya Jehyun

Mata Yechan masih menatap Jehyun bingung, lalu mengalihkan pandangan nya pada Hwichan.

Hwichan langsung bertanya dengan isyarat menggerakan sedikit mendongakkan kepalanya.

"Kalian hanya berdua? dimana Ibu dan ayah mu ?" Tanya Yechan pada Jehyun

Tak ada kata yang di ucapkan Jehyun selain melirik kakak nya yang berada di hadapan nya itu.

Enggan menjelaskan bahwa orang tua nya begitu sibuk hingga terkadang tidak pernah ada di rumah sepanjang tahun. Sesekali pulang untuk merayakan tahun baru chuseok atau natal, mungkin akan kembali dadakan jika nenek dan kakek nya memanggil.

Tapi selain itu, panggilan video pun hanya untuk menanyakan kabar-kabar perusahaan yang di kelola sang kakak.

Tidak pernah ada ucapan atau perayaan ulang tahun, kelulusan sekolah, atau juara kelas.

"Makan saja ! Setelah ini akan ku antar pulang." Jawab Jehyun

Merasa tidak puas, Yechan berniat kembali menanyakan soal keluarga Jehyun. Tapi baru saja membuka mulutnya, Jehyun membuatnya tak bisa bicara.

"Ta..." Ucap Yechan terpotong

Sebelum meneruskan, Jehyun sudah lebih dulu memasukkan potongan sandwich kedalam mulut Yechan.

"Aku bilang makan !! " Seru Jehyun

Melihat itu kontan saja Hwichan tak bisa menahan tawa nya.

hahaha....

Dengan cemberut Yechan langsung mengambil potongan sandwich yang lumayan besar itu dari mulut nya untuk digigit nya perlahan.

"Aku masih tidak mengerti, kenapa kalian tidak pacaran. Kalian kelihatan cocok..." Celetuk Hwichan

"Dwaesseo..." Protes Yechan dan Jehyun bersamaan.

Dan setelah itu mereka beradu pandang dengan pandangan jijik.

Kembali Hwichan tertawa. Sedikit menggelengkan kepalanya karna tidak percaya Yechan sungguh membawa suasana hangat ke dalam rumah nya.

"Kamu pakai baju Jehyun ?" Tanya Hwichan.

Kali ini dia bicara sambil menyantap sandwich yang di buatkan asisten rumah tangga nya.

Yechan menunduk, memperhatikan kaos bermerk yang dia kenakan. Bukan saja pagi ini, bahkan sejak semalam Jehyun sudah meminjamkan nya baju untuk di pakai nya.

Berkat pertanyaan Hwichan, Jehyun yang ikut penasaran jadi melihat kaos yang di siapkan nya untuk Yechan bersamaan dengan celana pendek nya. Dan sepertinya tidak ada yang salah dengan itu semua.

"Aku tidak membawa baju" Ucap Yechan.

Namun tidak menjawab pertanyaan Hwichan.

"Memang kenapa Hyung ? apa ada yang salah ?" Tanya Jehyun tak kalah bingung

Love Affirmation Where stories live. Discover now