***
Hwichan mengusap rambut Sebin lembut, segaris senyuman di berikan Sebin sebagai balasan nya.
"Terima kasih sudah memberi tau ku semuanya." ujar Hwichan
"Eo..." tanggap Sebin
Hwichan menggerakkan dagu nya ke arah asrama, seolah menunjuk sesuatu.
Sebin yang paham langsung menoleh ke arah dagu Hwichan bergerak.
Dua orang mematung disana.
Hyuk dan Jaehan...
Saling melemparkan senyum, Hyuk terlihat begitu senang melihat kepulangan kekasih nya yang membuatnya gelisah seharian ini.
Sebin melambaikan tangan nya, dan Hyuk membalas itu.
Seperti memberi privacy, Hyuk memutuskan hanya menunggu dan memperhatikan.
"Dia kelihatan sangat menyayangi Mu." goda Hwichan
"Tentu... terima kasih Hyung. Sudah mengerti, janji kita tetap berteman ya..." seru Sebin sambil menunjukkan jari kelingking nya.
Bak gayung bersambut
Hwichan tak menunggu lama untuk mengaitkan jari kelingking nya juga.
"Pasti...ayo saling menyapa ketika bertemu di sekolah atau di jalan !!"
Anggukan kecil menjadi jawaban.
Kembali melihat Hyuk...
Wajah Hyuk sudah berubah ekspresi nya.
Hampir sama dengan orang di sebelah nya
Adalah Jaehan, yang terlihat sedikit marah.
Tentu saja.
Sudah pasti.
Alasan yang Hwichan dan Sebin sudah bisa tebak.
Dengan mudah...
Hwichan dan Sebin menoleh ke sebelahnya.
Tempat dimana Jehyun dan Yechan berdiri.
"Apa-apaan anak itu ?" Monolog Hwichan
"Apa dia ingin mati ??" gerutu Sebin
Jehyun memeluk Yechan
memaksa memeluknya
sengaja memeluk nya
.
.
.
"Dia sudah bilang lepaskan !!" Kesal Jaehan sambil menarik Yechan yang sudah terlepas dari pelukkan Jehyun.
Hyuk berlari tergesa menghampiri Jaehan.
Terbayang apa yang akan terjadi jika Jaehan tidak di tenangkan.
"Tenang lah Hyung !!" Hyuk menenangkan
Hwichan bergerak cepat kesisi adik nya.
Menjadi tameng, meski tau ulah adik nya. Sebagai kakak naluri melindungi tetap menjadi yang utama.
"Apa kau gila ??" bisik Hwichan saat mendorong adik nya ke belakang tubuhnya.
Jehyun tidak menjawab
Hanya menatap Jaehan tajam
tatapan yang tidak berubah sejak tadi.
"Jaehan Hyung, sudah !! Jangan bertengkar ku mohon, demi aku ??"
Bisik Yechan sambil menahan Jaehan
Kedua tangan nya melingkar di bahu Jaehan...
Berharap cara itu akan berhasil menahan Jaehan...
Tentu berhasil.
"Maaf atas keributan ini, kami pulang dulu." Pamit Hwichan
Enggan berlama-lama, sebelum adik nya membuat kekacauan lainnya.
"Ayo masuk mobil... kita bicara di rumah !!" Seru Hwichan
YOU ARE READING
Love Affirmation
FanfictionCerita tentang Yechan yang harus pindah ke sekolah baru nya dan tinggal di dorm khusus siswa laki-laki. Dia bertemu dengan Junghoon dan Kevin sebagai Roommate nya. Namun kehidupan Sekolahnya tidak melulu berjalan baik, apalagi ketika dia bertemu den...
