Pendaran cahaya lampu tampak masih menyala di meja belajar milik Yechan.
Merapihkan beberapa buku dan alat tulis yang tercecer di meja nya. Dengan sabar juga Yechan memasukkan nya satu persatu dan teratur kedalam tas nya.
Di sisi lain, tepat nya di ranjang milik Junghoon. Terlihat juga Junghoon yang sedang terlibat percakapan santai dengan Kevin.
Berselang beberapa menit Junghoon melihat Jaehan berdiri di ambang pintu sambil menatap Yechan yang terlihat masih sibuk.
Junghoon menepuk paha Kevin dan mengajak nya untuk keluar. Memberi kesempatan Jaehan untuk bicara pada Yechan.
"Bicaralah baik-baik, jangan membuat Yechan sedih !" Seru Junghoon
Terdengar seperti ancaman seorang Hyung posesif yang takut adik nya di sakiti oleh pacar nya.
Jaehan tersenyum saja.
Sambil memberi jalan untuk Junghoon dan Kevin keluar.
Melangkah hati-hati mendekati Yechan.
Tangan Jaehan perlahan membelai kepala Yechan hingga membuatnya tersadar bahwa Jaehan ada di sampingnya.
Yechan menoleh kebelakang, melihat ke seluruh sudut kamarnya yang telah sepi. Meninggalkan Dia dan Jaehan berdua saja.
"Kapan Junghoon Hyung dan Kevin keluar??" Batin nya.
Setelah selesai, Yechan menggeser duduk nya dan menepuk kursi di sebelahnya untuk mepersilahkan Jaehan duduk.
"Anja...!!"
Jaehan duduk. Tapi tak bisa memalingkan tatapan nya dari senyum tulus Yechan.
Tak habis pikir dapat kekuatan dari mana hingga Yechan masih bisa terus tersenyum.
"Kamu habis belajar ?"
Yechan mengangguk.
"Baru saja selesai, bagaimana dengan Hyung ?"
"Jika aku masih belajar, tidak mungkin aku ada disini."
Ekekek....
Yechan terkekeh. Jaehan ikut tersenyum, namun senyumnya tidak permanen. Melihat sebuah paper bag tergeletak di meja Yechan.
"Dari Hyeongbu (Kakak ipar) mu ?"
Jaehan mendorong sedikit paper bag itu.
Yechan mengambilnya, melihat kedalam apa isi nya. Sebenarnya Yechan belum sempat membuka nya.
Tapi masalah nya ini bukan dari Hwichan.
"Hyeongbu apa nya ? Hwichan Hyung hanya menyampaikan pesanan adik nya ini."
Terdengar janggal di telinga Jaehan karna Yechan tidak berusaha menolak ketika Jaehan menyebut Hwichan adalah kakak iparnya.
"Kamu seperti membenarkan Hwichan adalah Hyeongbu mu."
Tersenyum lagi, sengaja tidak menjawab rengekan Jaehan dan berpura-pura sibuk membongkar isi paper bag yang di titipkan Jehyun untuk nya.
Mengeluarkan perlahan isi nya. Ada beberapa rupa barang yang membuat Yechan sedikit kaget Jehyun bisa berpikir membelikan untuk nya.
Satu cup ramyeon, sebungkus kimbab berbentuk segitiga, sebatang coklat, sekaleng minuman soda, dan sebuah note.
Makanlah, Kamu belum sempat makan saat di sekolah. Aku tidak yakin,tapi semua makanan itu mungkin akan membuat hati mu merasa lebih baik.
-Dari pemadam kebakaran mu-
Sedikit mengintip, Jaehan juga bisa membaca note yang akhirnya Yechan tempelkan di dinding meja belajar nya.
YOU ARE READING
Love Affirmation
Fiksi PenggemarCerita tentang Yechan yang harus pindah ke sekolah baru nya dan tinggal di dorm khusus siswa laki-laki. Dia bertemu dengan Junghoon dan Kevin sebagai Roommate nya. Namun kehidupan Sekolahnya tidak melulu berjalan baik, apalagi ketika dia bertemu den...
