24| Jika Bukan Lalu Siapa?

17 7 1
                                        

[Chasing Idol by SADNESS SECRET]

"Perhatianmu Sederhana, Tapi Cukup Untuk Membuatku Jatuh Lebih Dalam Tanpa Pernah Tahu Apakah Kamu Juga Merasakan Hal Yang Sama."

...

Ryan berhasil sedikit membujuk Aleena dengan mengatakan bahwa Evan tak memiliki pacar. Bahkan Ryan berkata akan menelepon Evan untuk bertanya secara langsung apakah berita yang tersebar soal Evan dan Anggun berpacaran itu benar atau tidak.

Ketika Ryan menelepon Evan, Evan tak mengangkat panggilan itu. Aleena dan Ryan sama-sama mempertanyakan kenapa Evan tak mengangkat panggilan.

"Kayaknya Evan belum liat beritanya deh. Telepon aja ga di angkat," ucap Ryan.

"Anggun emang beneran bukan cewek yang Evan suka?" tanya Aleena. Air matanya sudah tak menetes lagi. Walau ekspresi wajahnya sedih.

"Kalau itu aku ga tau, Al. Evan ga pernah sebut nama atau kasih liat fotonya. Tapi yang pasti Evan belum jadian sama siapa-siapa kok. Percaya deh," yakinkan Ryan kepada Aleena.

"Masa sih," rintih Aleena. Ia lalu berjalan meninggalkan Ryan.

Ryan buru-buru mengikuti langkah Aleena. Berjalan bersama di sebelahnya. "Kalau Evan pacaran dia pasti bilang kok. Dia juga orangnya blak-blakan. Dia pasti udah bilang dari dulu kalau ga suka sama lo, ga mungkin diem aja terus ngikutin akal-akalan lo itu," timpal Ryan.

Langkah Aleena terhenti. Ia menghadap Ryan dengan tatapan tajam sambil menyipitkan mata. "Maksudnya apa?" rintih Aleena.

"Ya ga mungkin Evan ga peka kalau lo suka sama dia."

"Emang sejelas itu?" tanya Aleena sambil mengerutkan kening.

"Cuma orang gila yang akan sadar," balas Ryan.

Aleena memukul wajahnya dengan keras dengan kedua telapak tangannya. Lalu menghembuskan nafas dengan kasar.

Kemudian Aleena berlari dengan cepat menjauhi Ryan. Walau Ryan sudah berteriak untuk menunggunya. Aleena pura-pura tak mendengar dan tetap berlari dengan kencangnya.

Ketika tiba di rumahnya, Aleena langsung masuk tanpa mengatakan apapun pada Ryan. Itu Aleena lakukan karena ia malu dan panik. Jika benar Evan mengetahui bahwa Aleena menyukainya. Bukankah itu akan memalukan dan canggung.

Yang menjadi pertanyaan adalah, kenapa Evan masih menuruti skenario yang Aleena buat?

Seperti yang Ryan bilang, seharusnya jika Evan tak menyukai Aleena, dia sudah mengatakannya sejak sadar akan perasaan Aleena. Apa dia melakukan itu karena canggung dan sungkan karena Aleena dan Ryan berteman dekat? Entahlah, hanya Evan yang tau jawabannya.

Untuk melepas semua sedihnya, Aleena menonton drama korea. Drama yang membuatkan akan lupa akan semua kesedihan dan masalah-masalahnya karena hanyut dalam cerita yang indah, romantis dan lucu. Dari dulu cara itu ampuh. Tapi jika mengenai masalah ini. Aleena tak bisa memastikan bahwa ia bisa lupa atau tidak.

"Patah hati ga enak," gumam Aleena saat mulai memutar drama.

Mata Aleena dengan fokus menyaksikan drama korea itu. Tetapi pikirannya masih kemana-kemana. Perasaannya juga tetap saja tak tenang.

Walau begitu Aleena tetap berusaha untuk fokus pada drama yang sedang berputar di hadapannya. Hingga episode pertama drama itu habis, Aleena tetap tak bisa menghilangkan kesedihannya.

"Kok ga efektif sih," rintih Aleena sambil memukul-mukul bantal yang sedang ia peluk.

Aleena kemudian berbaring di sofa itu. Menatap langit-langit kamar dengan berbagai macam perasaan. Yang paling mendominasi adalah rasa sedih.

Chasing Idol [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang