"Yuk kita siap - siap" ucap Bu Feni.
Semua anggota SMA 48 berdiri mengikuti arah jalan Bu Feni untuk bersiap - siap. Terdengar suara gaduh melihat SMA 48yang sedang berjalan keluar.
"Seperti yang sering aku bilang, kalian kuat,kalian hebat jadi percayapada diri kalian dan ingat latihan keras kalian" ucap Bu Feni.
"Tunjukkan pada mereka bahwa kalian tidak hanya jago berkelahi"
"Berikan yang terbaik kepada pendukung kita"
"Bisa?" lanjut Bu Feni.
"Siap bisa bu" jaawab mereka kompak.
"Seperti yang sudah aku analisa SMA Pelita Nusantara Mengandalkan float serve" Marsha membuka pembahasan strategi tim setelah mendapatkan lirikan dari Bu Feni.
"Kita sudah berlatih untuk mengantisipasinya, jadi serahin dibelakang sama Flora dan didepan sama Yori atau Freya"
"Kalian bertiga memiliki presentasi yang paling tinggi mengahapi float serve dari Bu Feni pas latihan"
"Strategi sisanya kita serang mereka dengan Yori sebagai pusat komando dan diawal fokus ke Freya untuk mengumpulkan poin.
"jadi lawanakanberfikir kita one man team" ucap Marsha.
"Serahin sama semua sama kombinasi Freyor ini" ucap Yori dengan melipat kedua tangan didadanya.
"Gaya bet lu" ucap Flora.
"Tapi janga dianggap remeh, skil receive mereka lumayan bagus" ucap Marsha.
"Jadi mereka bisa ngalirin bola dengan baik" ucap Bu Feni.
"Aku yakin dengan kemampuan kalian semua buktiin kita bisa adalah yang terbaik" lanjut Bu Feni lalu melirik kepada sang kapten Gita.
"Aku ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada kalian semua yang masih mau menerima aku sama Kathrina meskipun kita berdua sudah melakukan kesalahan kepada kalian" ucap Gita dengan memandangi temannya satu - persatu.
"Kalian sudahmemberikan aku dan Kathrina kesempatan membuktikan diri"
"Jadi ayo kita berjalan bersama sejauh mungkin di turnamen ini" ucap Gita.
"Uoohh ayo bantai semua" ucap Yori.
"Yosh" ucap Flora.
"Uuooh" teriak Adel sambil mengangkat tangannya ke atas.
"Bantai bantai" ucap Jessi dengan senyum liciknya.
Gita dan Kathrina hanya tersenyum melihat tingkah teman - temannya. Freya melihat ke arah Gita dan mengangguk lalu tersenyum. Semua pemain berkumpul membentuk lingkaran dan menyatukan tangan kanan mereka semua.
"SMA 48" teriak Gita.
"Hancurkan" teriak mereka kompak lalu mengangkat tangan mereka keatas.
Setelah mendapat panggilan daripanitia untuk bersiap - siap. Mereka keluar dari ruang ganti dengan membawa perlengkapan menuju lapangan untuk melakukan pemanasan sebelum memulai pertandingan pertama.
Semua pemain langsung melewati lorong yan gmenuju lapangan. Setelah sampai diujung lorong semua pemain langsung berlari untuk bersiap melakukan pemanasan. Tetapi Gita berhenti tepat di pinggir lorong menuju lapangan.
"Yuk bisa, kamu bisa Gita Gentala" batin Gita dengan menepuk kedua pipinya dengan pelan dan memandangi temannya melakukan persiapan dilapangan.
"Ini pertandingan sekali kalah langsung gugur"
"Jangan jadi beban Git, yuk ..." sebuah tepukan lembut di punggung Gita menyadarkan lamunannya.
"Yuk kelapangan kak" ucap Freya setelah menepuk punggung Gita.

KAMU SEDANG MEMBACA
Flying High (FreFlo, FreCi, FreFio, FreSha, FreYor) COMPLETE
ActionCerita ini menceritakan tentang Freya beserta kapal - kapalnya (FreFlo, FreFio, FreYor, Freci Dan FreSha) Freya yang baru pindah rumah di ajak oleh guru dari sekolah SMA Putri Pranama 48 untuk masuk kesekolah itu dan membentuk tim voli disana. Disek...