Chapter 53 Perayaan

157 27 3
                                    


"Kamu abis ambil apa, kok lama?" tanya Bu Feni ketika melihat Marsha memasuki kembali ruang ganti.

"Ini bu ketinggalan di bis" Marsha memperlihatkan kotak yang baru diambil dari bis.

"Oke langsung bantu mereka ya, kita harus segera siap - siap keluar dari sini" ucap Bu Feni.

"Baik bu" ucap Marsha dengan menganggukkan kepala lau berjalan membantu yang lain untuk membersihkan ruang ganti.

"Kamu kenapa keringetan" tanya Freya melihat wajah Marsha yang penuh dengan keringat.

"Gapapa parkiran jauh sama tadi nyari bisnya muter - muter" jawab Marsha cepat.

"Ouwh oke" balsa Freya.

Setelah membersihkan ruang ganti, memasukkan barang masing - masing dan beranti baju. Mereka semua keluar daariruang ganti, ketika keluar mereka terkejut dengan kehebohan diluar ruang ganti. Para pendukung SMA 48 menyambut para pemain diluar ruang ganti.

Para siswi SMA 48 setelah diusir oleh Marsha di parkiranmereka merubah rencana mereka, yang awalnya ingin menyambut di parkiran mereka memilih untuk menyambut para pemain voli SMA 48. Mereka bersorak dan bernyanyi untk menyampaikan rasa bangga dan senang mereka atas pencapaian tim Voli.

"Ini semua ketua diSMA 48 ngumpul dukung gini apa bakal aman - aman aja ya?" ucap Flora yang melihat ada trio pemimpin Red Comet, duo pemimpin Shadow Moon, dan pemimpin Blitzkrieg.

"Aman lah emang ada yang berani lawan mereka semua?" jawab Adel.

"Bener juga ya cuma Freya yang berani nantang mereka" balas Flora dengan senyuman tipis.

"Yaelah Freya mulu" jawab Adel malas.

"Hmm ga tau aja kalian" balas Marsha yang mendengar perbincangan Adel dan Flora.

"Maksudnya ada yang berani sama mereka?" tanya Flora dengan menunjuk kearah pendukung SMA 48 yang mendapat jawaban bahu terangkat dari Marsha.

"Aneh" balas Flora.

"Selamat ketua Freya" ucap Amanda, Nala dan Lana yang diikuti oleh manta anggota Shadow Moon dan Blitkrieg.

"Udah dibilang aku bukan ketua kalian, kita semua temenan aja ya" balas Freya dengan wajah malas.

"Siap" balas mereka semua dengan sedikit membungkuk.

"Aduh susah dibilangin nih" ucap Freya.

"Biarin aja Fre, berkat mereka juga kita bisa menang" ucap Yori.

"Wah iya, kalian terima kasih ya tadi kita jadi bisa istirahat, itu ide kalian?" ucap Freya.

Lana, Nala dan Amanda tidak menjawab mereka bertiga kompak menunjuk kearah Shani. Merasa ditunjuk oleh tiga orang Shani menampilkan wajah bingung.

"Wah terima kasih ya Kak Shani, idenya bagus banget" ucap Freya.

"Hah ide apa?" tanya Shani.

"Tadi yang buat keributan, jadi pertandingan diberentiin sebentar" ucap Freya.

"Oh itu ide temen kamu tuh" ucap Shani sambil menunjuk Olla yang sedang mengobrol dengan Jessi.

"Tadi aku cuma denger dia punya ide itu, tapi ga tau mau nyuruh siapa jadi aku nyuruh mereka bertiga buat jadi tumbal" ucap Shani dengan senyuman diwajahnya.

"Oh oke terima kasih ya kak" ucap Freya lalu membungkuk kepada Shani dan berjalan menuju Olla.

"Olla idenya bagus banget" ucap Freya yang sudah menghampiri Olla dan Jessi.

Flying High (FreFlo, FreCi, FreFio, FreSha, FreYor) COMPLETETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang