"Pertandingan Voli bukan hanya tentang seberapa banyak serangan yang diberikan"
"Tapi yang lebih penting seberapa kuat kalian bertahan untuk mengembalikan semua serangan yang ada"
"Lihat itu" ucap Pelatih Timo menunjuk banner dukungan SMA Bhayangkara yang bertuliskan "SOLID"
"Tunjukan seberapa solidnya pertahanan kalian" ujar Pelatih Timo.
Semua pemain Bhayangkara menoleh melihat banner dukungan yang dibentangkan oleh supporter mereka.
"Kita lakuin seperti biasa" ucap kapten Acardia yang dibalasa anggukan kepala oleh para pemain SMA Bhyangkara.
Dibench SMA 48 Marsha terlihat sibuk dan banyak bergerak memberikan minuman dan handuk kepada semua orang. Peluh keringat mengalir di dahi Marsha tidak kalah dengan para pemain yang bermain dilapangan, ia sendiriian menyiapkan semua kebutuhan pemain.
"Kita serang terus, kita rebut dua sisa poin ini" ucap Bu Feni.
"Kathrina nice kill, bisa rebut tiga poin berturut - turut"
"Rebut set ini dan jangan sampe deuce"
"Kita masih harus simpan tenaga untuk set kedua" ucap Bu Feni.
"Baik Bu" balas mereka disertai dengan anggukan kepala.
Kedua tim kembali memasuki lapangan untuk melanjutkan pertandingan, bola dimulai dari serve SMA 48. Kathrina memukul bola denga jumping float serve mengicar sudut belakang lapangan. Lilyn mencoba mengejar bola tersebut, ketika akan menyentuh tangannya ia menarik tangannya. Bola menyentuh lantai lalu Lilyn mengangkat tangannya lalu berterika Out. Hakim garis yang menganalisa jatuhnya bola bimbnagdengan ucapan Lilyn, lalu memutuskan bahwa bola tersebut out.
"Itu masuk liat yang bener sit" teriak Yori protes atas keputusan wasit.
Wasit utama berdiskusi dengan haim garis, setelahbeberapa detik wasit tetap memutuskan tadi out.
Yori berjalan menghampir wasit ingin melayangkan protes kemmbali tetapi langkahnya terhenti ketika G+Freya memeluk dan menahan dirinya.
"Ga usah protes nanti kamu kena kartu"ucap Freya.
"Tapi tadi seharusnya masuk Fre" balas Yori cepat.
"Yaudah biarin" ucap Freya.
"Kalian berdua cepat ke posisi masing - masing lawan ingin memulai pertandingan" ucap Wasit utama.
"Sabar sit yang bener kalo pimpin pertandingan" teriak Yori
Wasit meniupakan peluit memanggil kedua kapten danmemberikan peringatan untuk menghargai keputusan wasit. Pertandingan dimulai kembali dan terjadi pertarungan sengit antar kedua tim untuk mengumpulkan poin. Terjadi kejar - kejaran poin, kedua tim sama - sama ingin menjauh dari kejaran poin lawannya. Papan skor menunjukkan angka 23 sama kuat.
Bola serve Adel diterima dengan baik lalu langsung dikembalikan ke wilayah SMA 48. Flora mengambil bola tersebut lalu mengangkat bola keatas dengan underhand receive. Bola melambung tinggi lalu Yori menuju bola dan melompat, Freya dan Jessi yang berada didepan ikut melompat karena melihat Yori melompat untuk menyambut bola.
Barisan blocker SMA Bhayangkara yang di pimpin oleh Arcadia belum melompat masih menganalisa kemana operan Yori akan dialirkan. Adel Dan Gita yang berada dibelakang ikut melompat untuk memberikan tambahan opsi operan Yori.
Arcadia masih membaca kemana arah operan Yori, ketika bola sudah sampai di Yori ia memberikan pukulan spike meskipun tidak keras. Hal ini membuat Arcadia terlambat untuk merespon serangan. Pukulan Yori mengenai tangan Arcadia yang berusaha melompta sekuat tenaga untuk menahan pukulan Yori.

KAMU SEDANG MEMBACA
Flying High (FreFlo, FreCi, FreFio, FreSha, FreYor) COMPLETE
ActionCerita ini menceritakan tentang Freya beserta kapal - kapalnya (FreFlo, FreFio, FreYor, Freci Dan FreSha) Freya yang baru pindah rumah di ajak oleh guru dari sekolah SMA Putri Pranama 48 untuk masuk kesekolah itu dan membentuk tim voli disana. Disek...