"Baik bu terima kasih, kita jalan jemput Marsha ya bu" ucap Freya yang langsung berdiri dan diikuti oleh Adel, Flora, Jessi dan Yori.
Ketika mereka sampai dilokasi yang dikirim ke Freya, mereka sudah melihat motor Oniel, Olla dan Lulu. Mereka masuk dan melihat sudah banyak anggota Black Crows tergeletak di tanah. Oniel, Lulu dan Olla sampai di pintu masuk. Mereka sudah mengecek kondisi didalam.
"Mana Marsha?" tanya Freya kepada Olla, Oniel dan Lulu yang baru datang dari dalam.
"Kosong ga ada Marsha" jawab Oniel.
"Iya kosong cuman ada anak - anak Black Crows yang udah pada tepar" lanjut Olla.
"Seriusan, ini bukan lu pada yang ribut?" tanya Flora.
"Kita sampe, mereka uda pada rebahan, didalem empat pilar Black Crows juga udah pada tepar juga" jawab Oniel.
"Lah terus siap yang ngelakuinini sama nolongin Marsha" Adel menggelengkan kepala sambil memijat pelipisnya.
Freya berlari masuk kedalam menuju lokasi dimana para pilar Black Crows pingsan. Ketika sampai ia melihat banyak anggota Black Crows yang sudah terkapar dengan luka - luka di tubuhnya. Freya menghampiri salah satu orang yan pingsan.
"Bangun" Freya memukul salah satu orang yang pingsan agar sadar.
"Bagun dimanan Marsha?" Freya memukul kemali orang itu.
"Su...sa...noooo" orang tersebut tersadar dan berbicara dengan lirih lalu pingsan kembali.
"Cepio?" Freya melepaskan orang tersebut lalu berdiri meninggalkan ruangan. Freya mengambil handphoneya lalu menghubungi Fiony namu tidak ada jawaban. Lalu Freya menghubungi Marsha namun tidak terhubung dengan Marsha.
"Yuk balik, Marsha udah aman aku mau langsung pulang" ucap Freya setelah bertemu teman - temannya di pintu masuk markas Black Crows.
"Marsha udah ketemu?" tanya Oniel.
"Belum tau karna ditelpon belum diangkat, Cepio juga belum diangkat" jawab Freya yang keluar menuju parkiran.
"Cepio?" guman Lulu.
Yori tersenyum lebar penuh arti setelah mendengar Freya menyebut Cepio. Flora melihat Yori yang tersenyum aneh merasa bingung.
"Kenape lu, nyengir bae, geli liatnya" Flora meledek Yori.
"Hehehe" Yori hanya tertawa .
"Aneh gajelas" balas Flora.
"Aku langsung pulang ya" ucap Freya.
"Aku ikut" ucap Yori.
"Yuk bareng ya" ucap Freya.
"Ikut tapi bareng aku aja" ucapFlora sambil menunjuk dadanya.
"Heh sama aku aja" balas Jessi.
"Jamet kampung lu sama gua ya" Olla memukul kepala Jessi pelan.
"Iya lu sama Olla aja" sahut Flora sambil menunjuk Olla.
"Ga ada yang mau bareng sama gua nih" ucap adel meledek mereka.
"Enggak ada" jawab Flora.
"Duluan ya" Freya sudah membonceng Yori menggunakan motor Yori meninggalkan teman - temannya yang sedang berdebat.
"Hahaha ditinggal" Lulu tertawa.
"Ish curang, yuk jalan" Flora menaiki motornya dengan kesal.
Oniel, Adel, Olla dan Lulu hanya tertawa kencang melihat kejadian tersebut. Flora menjalankan motornyatanpa pamit kepada yang lain. Jessi juga menjalankan motornya meninggalkan Olla.

KAMU SEDANG MEMBACA
Flying High (FreFlo, FreCi, FreFio, FreSha, FreYor) COMPLETE
AcciónCerita ini menceritakan tentang Freya beserta kapal - kapalnya (FreFlo, FreFio, FreYor, Freci Dan FreSha) Freya yang baru pindah rumah di ajak oleh guru dari sekolah SMA Putri Pranama 48 untuk masuk kesekolah itu dan membentuk tim voli disana. Disek...