26

432 22 2
                                        

Happy Reading...

Beneran? Gue ngk mimpi ditolongin ketua Mawar Hitam" Adira yang bicara dalam hati.

"Tapi ko suaranya kaya gue kenal banget" Adira yang masih bicara dalam hati sambil melihat perempuan bertopeng lagi melepaskan ikatan Pipit.

Tak membutuhkan waktu 5 menit akhir ikatan Pipit dan Adira lepas. "Kalian lari duluan ke depan, didepan ada anggota abang luh (sambil melihat Pipit) dan anggota Mawar Hitam" Perempuan bertopeng yang memberikan aba-aba untuk ke 2perempuan yang didepannya pergi.

"War.. Anterin dia keluar, jangan sampai terluka yah?" Ketua yang memerintah perempuan kuncir 1 untuk mengawal 2 perempuan tersebut keluar.

"👌🏻" Perempuan kuncir 1 yang setuju atas perintah ketuanya.

Setelah melihat kepergian ke 3 perempuan tersebut akhirnya ketua Mawar Hitam ikut membantu anggota Mawar Hitam dan Mahkota Naga Hitam.

Pertarungan antara ke 3 gangs masih berlangsung, saat Dika melihat ke 5 lelaki dihadap terkapar dibawah tanah, dia pun berpaling kearah Ketua Mawar Hitam yang bertarung melawan 4 lelaki saat melihat ada 1 lelaki yang siap-siap ingin menyabetkan pis*u ke perempuan bertopeng namun terhalang dengan tangan Dika yang sudah siap menangkis pis*u tersebut. Banyak d*r*h yang meng*lir deras namun dihiraukan Dika dan melanjutkan melawan melawan ke5 musuhnya sampai pingsan dan wajah babak belur.

"Sial... segala pake senjata lagi" Dika yang melihat tangan sudah mengalir darah segar.

"Luh gpp kan?" Dika bertanya kepada Ketua Mawar Hitam dibelakangnya.

"Gpp, tpi tangan luka" Adara yang memegang tangan Dika.

"Ohh ini luka kecil, skrng kita keluar dulu" Dika yang menarik tangan Ketua Mawar Hitam keluar dari markas Rexksi.

***

Skipp diluar markas Rexksi...

"Kalian semua ada yang luka ngk?" Dika yang bertanya kepada gangs dan gangs Mawar Hitam.

"Gpp, cuman luka sabetan s*j*m doang"

"Pipit... Dir... Luh ngk kenapa kan?" Perempuan kuncir konde rapi.

"Gpp, kalian siapa?" Pipit yang baru melihat ke 5 perempuan bertopeng.

"Kita gangs Mawar Hitam, ngk usah takut yah? Kita ngelindungin kaum perempuan ko" Perempuan kuncir satu.

"Sini tangan luh" Ketua Mawar Hitam yang memulai menutupi luka dika dengan selayer berwarna hitam berlogo 👑🌹.

"Ngk usah ngeliat gue kaya gitu kali" Ketua Mawar Hitam yang peka dilihat Dika.

"Siapa juga yang ngeliatin luh, pede banget" Dika yang ngeles.

"Udh gue tutup lukanya untuk sementara, nanti kita semuanya ke RS dulu untuk obatin luka kita masing-masing" Ketua Mawar Hitam yang meninggal Dika yang masih terlihat gerak gerik Ketua Mawar hitam.

"Takut juga ada luka dalam akibat pukulan benda tumpul dan luka sambetan s*j*m kalian infeksi" Ketua yang mengarahkan Pipit dan Adira memasuki mobil yang sudah disiapkan Arga tadi.

DIKAADARATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang