10. Keluar gerbang

1.8K 228 64
                                    

Ditengah malam, entah bagian caranya Jayden dan dua pengawalnya kini tengah duduk berayun di atas menara lonceng. Menikmati bagiamana pemandangan luas milik kerajaan Aurorise.

Berbeda saat dirinya berdiri di atas menara lonceng di kerajaannya yang dia lihat hanya berisikan pepohonan yang sangat lebat. Disini Jaylen bisa melihat dengan jelas warna putih yang kian terpancar karena cahaya bulan dan lampu yang menerangi kota sekaligus kerajaan yang berdiri paling ujung.

Cantik dan indah. Itulah kata yang menggambarkan apa yang Jaylen lihat saat ini. Kevin bahkan sampai terdiam sejenak menikmati udara dingin yang menyentuh kulit nya.

"Pangeran, besok dan satu minggu kedepan raja mementahkan kita untuk kembali bersamanya, izin untuk mematuhi perintah raja, pangeran." Tunduk Harry di belakang.

"Ya silahkan, bawakan beberapa aksesoris Verdentia jika kau akan kembali kesini... Lakukan tugas kalian sesuai perintah ayahanda."

"Baik pangeran."

Memang benar, besok Edward dan pada pasukan Verdentia yang enggan berlatih dan raja pilih untuk kembali pulang akan melakukan perjalanan panjang kembali ke kerajaan nya. Bersama Kevin dan Harry, Edward hendak meninggalkan Jaylen disini sendirian bersama pasukan yang akan siap maju ke pelatihan selanjutnya.

Tak menyangka netranya kini melihat sosok manis dan kecil yang sangat dia kagumi. Reeve tengah duduk didepan kolam ikan di jam tengah malam saat ini. Entah sosok itu tidak bisa tidur atau baru saja terbangun.

Jaylen segera turun dan menyuruh dua pengawalnya kembali ke asrama mereka, karena Jaylen sendiri akan menemui Reeve disana.

Membuat langkah yang begitu hening, hingga kini muncul di balik kursi si manis.

"Kau tak bisa tidur?" tanya nya, yang kini bahkan membuat Reeve terlonjak kaget hingga hampir jatuh ke kolam ikan.

"Ceroboh."

"PANGERAN JANGAN MENGAGETKAN KU!"

"Kau bandit mengapa disini?" tanya nya ketus sambil membenarkan pakaiannya.

"Pangeran!"

"Iya iya! Pangeran bandit mengapa kau disini?" tanya nya ulang karena tanpa embel embel pangeran.

"Aku hanya berjalan jalan."

"Sungguh aneh."

"Reeve, apa kau ingin melihat dunia luar?" tanya Jaylen.

"Apa maksud mu?" Reeve tak paham dengan ucapan sosok itu, pasalnya tak mungkin kan jika Jaylen ingin mengajaknya keluar gerbang malam ini?

"Tidak ada, hanya saja apa kau tak berniat keluar gerbang?" Dugaanya benar jika Jaylen ingin mengajaknya keluar gerbang.

"Ti-tidak mungkin, ayah akan marah jika aku keluar..."

"Bersama ku?" Reeve kian bimbang namun dirinya juga penasaran dengan dunia di balik gerbang. Bahkan area kekuasaan Aurorise yang dia tau hanya sisi timur saja sisanya ia tak mengetahui nya.

Tanpa menunggu jawaban si manis, Jaylen menarik lengan itu ke area persenjataan dan membawanya ke kandang kuda. Memanggil kuda favoritnya dan langsung menyuruh Reeve untuk naik di depan dan dirinya di belakang.

 Memanggil kuda favoritnya dan langsung menyuruh Reeve untuk naik di depan dan dirinya di belakang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
PRINCE OF VERDENTIA [NOREN] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang