video

1.3K 74 19
                                        

" ini cocok ga?" tanya phuwin

" cocok bagus banget , ambil semua yg phuwin suka "

" hmmm achenn... achenn..." rengek phuwin

" ya sayang?"

" ayo kita couplean piyama " ajak phuwin

" what? boleh sayang mau yg mana?"

" yang pink " ujar phuwin menunjuk salah satu baju disana

" yang pink?" joong melotot pasalnya tak ada dalam sejarah baju joong berwarna pink

" kenapa? achen gk suka ya " sedih phuwin

" tidak sayang , achen suka mau ambil semua warna pun boleh na" ujar joong mengelus rambut halus milik phuwin

senyum phuwin kembali lebar

dreettt drettt.....

" tunggu disini sebentar ya? kalo mau apa apa pilih aja nanti achen yg bayar tunggu " ujar joong mengangkat telpon

phuwin mengangguk dan beranjak memilih piyama dan baju baju lain yg ia inginkan

" hmmm ini bagus tapi kayaknya gk muat deh "

phuwin mencoba coba yg baju yg cocok dan muat untuknya tapi tiba tiba

" phuwin ?"

suara yg tak asing phuwin sangat mengenal suara itu dan berhasil membuatnya menoleh

" kakak?"

pond mengamati tubuh phuwin dari atas sampai bawah dan dengan tiba-tiba pond menarik lengannya kasar

" lepass ka-kk sak-kittt "

" kemana saja kau ? pulang !" ujar pond tetap menarik phuwin

" lepassskannn kak eshh kak-kk "

pond menarik phuwin menuju tempat sepi

" apa yg kau lakukan kak ? lepass kan sakit " ujar phuwin kesakitan

BRAK !!!

sebuah pukulan mendarat di wajah pond ,joong datang dengan penuh amarah

" lepaskan ! "

" kau tak berhak menyentuh nya "

" apa hakmu ? aku suami nya "

" sejak kapan kau mengakui nya?"

satu pukulan mendarat di bibir joong " BUK "

" stop ! " ujar seseorang yg datang melerai perkelahian mereka

" dunk ?" ujar joong kaget

" achenn...." pandangan joong menoleh pada simanis yang memanggil nya, lalu dengan sigap memeluk nya

" maaf sayang? kau tak apa ?"

phuwin hanya menggangguk

" sayang ? kau memiliki hubungan dengan nya? " ujar pond

joong ingin menghajar pond lagi tapi phuwin menghentikan nya

" jangan chen , biar aku saja " ujar phuwin

" tapi sayang "

" chenn..." joong menghela nafas kasar , phuwin pun maju dan berhadapan dengan pond

" jika iya memangnya kenapa?"

" apa urusannya dengan kakak?"

" beraninya kau sekarang ya ! dasar jalang " ujar pond membentak

MASA LALU Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang