" ini cocok ga?" tanya phuwin
" cocok bagus banget , ambil semua yg phuwin suka "
" hmmm achenn... achenn..." rengek phuwin
" ya sayang?"
" ayo kita couplean piyama " ajak phuwin
" what? boleh sayang mau yg mana?"
" yang pink " ujar phuwin menunjuk salah satu baju disana
" yang pink?" joong melotot pasalnya tak ada dalam sejarah baju joong berwarna pink
" kenapa? achen gk suka ya " sedih phuwin
" tidak sayang , achen suka mau ambil semua warna pun boleh na" ujar joong mengelus rambut halus milik phuwin
senyum phuwin kembali lebar
dreettt drettt.....
" tunggu disini sebentar ya? kalo mau apa apa pilih aja nanti achen yg bayar tunggu " ujar joong mengangkat telpon
phuwin mengangguk dan beranjak memilih piyama dan baju baju lain yg ia inginkan
" hmmm ini bagus tapi kayaknya gk muat deh "
phuwin mencoba coba yg baju yg cocok dan muat untuknya tapi tiba tiba
" phuwin ?"
suara yg tak asing phuwin sangat mengenal suara itu dan berhasil membuatnya menoleh
" kakak?"
pond mengamati tubuh phuwin dari atas sampai bawah dan dengan tiba-tiba pond menarik lengannya kasar
" lepass ka-kk sak-kittt "
" kemana saja kau ? pulang !" ujar pond tetap menarik phuwin
" lepassskannn kak eshh kak-kk "
pond menarik phuwin menuju tempat sepi
" apa yg kau lakukan kak ? lepass kan sakit " ujar phuwin kesakitan
BRAK !!!
sebuah pukulan mendarat di wajah pond ,joong datang dengan penuh amarah
" lepaskan ! "
" kau tak berhak menyentuh nya "
" apa hakmu ? aku suami nya "
" sejak kapan kau mengakui nya?"
satu pukulan mendarat di bibir joong " BUK "
" stop ! " ujar seseorang yg datang melerai perkelahian mereka
" dunk ?" ujar joong kaget
" achenn...." pandangan joong menoleh pada simanis yang memanggil nya, lalu dengan sigap memeluk nya
" maaf sayang? kau tak apa ?"
phuwin hanya menggangguk
" sayang ? kau memiliki hubungan dengan nya? " ujar pond
joong ingin menghajar pond lagi tapi phuwin menghentikan nya
" jangan chen , biar aku saja " ujar phuwin
" tapi sayang "
" chenn..." joong menghela nafas kasar , phuwin pun maju dan berhadapan dengan pond
" jika iya memangnya kenapa?"
" apa urusannya dengan kakak?"
" beraninya kau sekarang ya ! dasar jalang " ujar pond membentak
KAMU SEDANG MEMBACA
MASA LALU
Fanfiction" aku membencimu " -phuwin " maaf kan kakak phu , ini salah kakak " - pond " apa maksudmu ? aku kecewa dunk " - joong " joongie dengarkan aku bisa jelaskan hiks..." - dunk " semua tak ada yg bahagia, tak ada yang baik baik saja aku benci takdir...
