pernikahan JP

1.2K 53 9
                                        

pesta megah dan mewah diadakan disebuah gedung yang terletak ditengah bangkok, yap pesta pernikahan joong dan phuwin.

setelah kejadian itu , joong meminta maaf pada seluruh keluarga letratkosum yang memiliki tanggung jawab atas phuwin , apakah phuein tidak memiliki kerabat? tentu punya , namun yg berada dibangkok hanya ayahnya sedangkan keluarga tangsakyuen yang lain berada diluar kota dan luar negri , lagi pula ayah phuwin adalah anak tunggal sedangkan ibu phuwin adalah orang tionghoa yg dijodohkan dengan ayah phuwin

( disklaimer ya love yg didunia nyata itu kebalik aslinya , ini dibuat biar gk sama sama banget gitu - author )

2 minggu kemudian pernikahan itu berlangsung beberapa kerabat ayah phuwin datang sedangkan dari ibunya tidak bisa datang , keluarga joong ? tidak ada yg datang

" selamat nak atas pernikahan kalian " ujar ruerat ayah pond yg baru saja mendarat dibangkok 1 minggu sebelum pernikahan

" jaga phuwin ya , kami tak ingin dia menderita lagi , aku terus dihantui rasa bersalah pada charla dan juga thitiwat " - ruerat

" siap ayah , akan kulakukan " ujar joong sembari menatap orang yg sedang ia genggam erat itu

" keluarga mu tidak ada yg datang nak ?" tanya nay pada joong

" emm tidak ma, kerabatku jauh , mereka tidak bisa datang " ujar joong menunduk

" loh , tidak apa apa kau disini bertanggung jawab atas phuwin saja aku sudah senang melihat phuwin tersenyum kembali "  ujar nay menepuk pundak joong

"mama dan papa kesana dulu ya " ujar nay meninggalkan phuwin dan joong dengan leon yang ada di gendongannya

" selamat atas pernikahan kalian " ujar pond menatap dingin pasangan itu

" hmm makasih " ujar joong tak kalah datar

" phu " panggil pond

" em ya ? apa kak " ujar phuwin gemetar

" maafkan aku ya , tentang masa lalu itu " ujar pond merasa bersalah

" aku sudah memaafkan mu kak , jalani hidupmu seperti selayaknya, aku tak ingin kau seperti ini terus kak " ujar phuwin merasa sedih

pond belum menjawab tiba tiba

" anjirrrr guee juga pingin nikah " ujar satang yg tiba tiba merangkul phuwin

" eh kalian,  akhirnya dateng juga " ujar phuwin tersenyum

" nih buat lo , selamat ya " ujar fourth tersenyum

phuwin terdiam

"njing lu yang bener aja babi " kaget phuwin saat melihat bucket yg temannya ini berikan adalah bucket kondom

" wkwkwk itu udah paling bermanfaat,  yekan bang " ujar satang melirik joong

joong hanya melihatnya dengan tatapan datar

" suami lo serem banget cok " ujar satang mengadu pada phuwin

" sayang , jangan gitu " ujar phuwin mencolek lengan joong

" iya iya maaf " lirih joong lalu tersenyum pada teman phuwin yg sialan itu

" makasih " ujar joong menatap duotengil itu

" harus dong bang , gue beli ini nahan malu tau , pasti mbak mbak kasirnya mikir aneh aneh " ujar fourth disusul tawa dari semuanya

" ditunggu ponakan baru gue yang cakep ye bang " ujar satang menatap pengantin itu

" phuwin fokus kuliah dulu " ujar joong tersenyum mengelus rambut phuwin

" ouh udah kayak drama drama aja " - satang

MASA LALU Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang