manggo stiky rice

1.3K 70 9
                                        

" ayo " ujar joong menggandeng tangan phuwin

" harusnya sih udah dateng "

" gapapa achen temenin dulu " ujar joong dan phuwin menggangguk

" mau pesen apa?" tanya joong

" gatau bingung , kentang goreng aja deh "

" baik ,achen pesenin yg lain juga ya "

" makasih achenn"

beberapa saat kemudian satang dan fourth pun datang

" eh sorry sorry kita telat " ujar satang yg berlari bersama fourth menghampiri phuwin

" dia siapa?" tanya fourth

mereka berdua menatap joong dengan tatapan aneh dan joong hanya membalasnya dingin

" saya joong archen aydin " salam joong

" hah?" balas fourth

" kenapa?" tanya satang

" lu inget gk ? acara yg di adain pemilik saham terbesar di chula? "

" iya inget mang kenapa?"

" bukannya nih orang ga sih "

" anjir iya cuy "

fourth dan satang saling memandang joong bingung mengapa phuwinn bisa bersamanya?

" sayang, achen kekantor dulu ya? nanti kalo mau pulang tunggu achen yg jemput jangan naik taksi atau bersama orang lain ya?" ujar joong mengelus rambut phuwin lembut

" iya chen , nanti phu kabarin lagi kok " ujar phywin tersenyum

joong mengecup kening phuwin berkali-kali dan pergi melambaikan tangan nya

" itu siapa phu " ujar satang

" pacar gue" jawab phuwin

" njirrr lu yg bener pacaran ma om om terus tuh sinarapit kampret dikemanain?" - fourth

" iya ini gua mau cerita makanya dengerin dulu" - phuwin

phuwin dengan antusias menceritakan kejadian dua bulan lalu fourth dan satang hanya bisa schok dan tak bisa berkata kata

" njirrr tuh sikampret ngeselin banget " -satang

" udah jangan nangis lu masih punya kita , kita bisa bantu jagain ponakan kita kok " - fourth

" hiksss hiksss tapi gua juga pingin kuliah, sesuai impian kita "- phuwin

" gapapa ntar kapan kapan gua ajak kuliah tapi ga bisa setiap hari ya?" - fourth

"thx ya tapi gapapa gua udah berusaha nerima kok " - phuwin

" terus lu mau cerai gitu sama sikampret itu?" - satang

" maybe , gua juga kagak tau kelanjutan hidup gue gimana " - phuwin

" yang sabar ya phu gua tau lu kuat kok " - satang

" ntar kalo lu udah lahiran gimana kalo kita hangout?"- fourth

" iya setuju , udah lama gk pergi bareng ga sieh ?"- satang

" gua tanya chen dulu ya takut gk dibolehin" ujar phuwin sedih

" iya iya kalo kagak dibolehin kita aja yg main main kerumah lu "- fourth

" iya tuh , tenang aja lu gk sendirian phu " - satang

" thanks ya lu semua udah ada disaat susah seneng gue maafin terlalu ngerepotin " - phuwin

MASA LALU Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang