beberapa bulan kemudian.
" huekk huekk " phuwin berlari menuju kamar mandi
" njing phu lo gapapa?" ujar satang menyusul phuwin
" gapapa kok , biasa ini emang akhir akhir ini rada ga enak badan " ujar phuwin tersenyum
" yaudah lu pulang aja , ntar gue yang bilang ke fourth kalo lu ga bisa dateng " ujar satang
" beneran?" - phuwin
" iya , udah lu istirahat pulang , ntar kalo tuh abang abang tau lu sakit masih dipaksa , ntar gue yang digebukin " omel satang dan phuwin hanya mengangguk tersenyum
" sorry ya , salamin ke fourth " ujar phuwin berjalan keluar cafe
satang mengangguk dan melambaikan tangannya
.
" gue kenapa ya ?" tanya phuwin disepanjang perjalanan
" kerumah sakit aja deh , sekalian nebus vitamin " ujar phuwin melajukan mobilnya menuju rumah sakit
_^_^_
" saya gapapa kan dok ? atau ada penyakit serius?" tanya phuwin pada dokter yang sedang memegang kertas hasil lab phuwin
" tidak tuan , ini hasil labnya tuan " ujar dokter itu tersenyum
phuwin membuka hasilnya, matanya melotot.
" saya hamil?!!" ujar phuwin kaget
" iya tuan , kandungannya masih 3 minggu harap dijaga karena rentan keguguran, tidak boleh stres berlebihan dan kecapean ya , untuk vitamin dan lain lain bisa ditebus di depan " jawab dokter itu menatap phuwin tersenyum
" terima kasih dokter "
phuwin berjalan menuju keluar , pikirannya kacau , memang setelah dia lulus dia ingin memiliki anak bersama joong tapi ? secepat ini ? joong bahkan baru dua kali mengeluarkan pelepasannya di perutnya , huft mau bagaimana lagi ? ia mengelus perutnya yang masih rata
phuwin berniat tak langsung memberitau achen karena dia ingin berbicara tatap muka , sekarang phuwin menghentikan mobilnya didepan super market untuk membeli beberapa kebutuhan phuwin .
.
.
.
BRAKK !!
pukul seseorang tiba tiba datang di belakang phuwin saat hendak masuk mobil, membuat phuwin jatuh tersungkur
" eshhh akhhh tol-longhhh " teriak phuwin setengah sadar saat orang itu berusaha memasukkan nya kedalam mobil , tentunya bukan mobil phuwin
" maafkan aku " ujar pria berpakaian serba hitam itu saat mata phuwin menutup sempurna
________________________
" eshh akhh " ujar phuwin yang mulai sadar dari pingsannya
" njinghh guee dimana ?"
" woii tolonginnnn , ada orang gak !" ujar phuwin dengan mata yg tertutup dan tangan yg diikat
ceklek
" eh siapa itu , lepasinn gwww " teriak phuwin di atas ranjang
laki laki itu menghampiri phuwin, berjalan mendekat dan berakhir duduk di sampingnya
phuwin merasakan seseorang yang tak asing baginya, laki laki itu mengelus rambut phuwin halus dan mengelus bibir itu lalu mengecupnya
" ehm siapa kamu ? lepass aku udah punya suami , ehh lepass " ujar phuwin berusaha
menjauh
KAMU SEDANG MEMBACA
MASA LALU
Fiksi Penggemar" aku membencimu " -phuwin " maaf kan kakak phu , ini salah kakak " - pond " apa maksudmu ? aku kecewa dunk " - joong " joongie dengarkan aku bisa jelaskan hiks..." - dunk " semua tak ada yg bahagia, tak ada yang baik baik saja aku benci takdir...
