terpisah

1.1K 62 13
                                        

" tuan ada yg ingin bertemu " ujar perth sekertaris
joong

" siapa? biarkan dia masuk " jawab joong

CEKLEK

" selamat siang tuan aydin " ujar wanita berpenampilan elegan

" nyonya nay? silahkan duduk nyonya ,sudah berapa lama dibangkok?" tanya joong

" anda tidak perlu tau tuan " ujar nyonya nay

" ada keperluan apa? sepertinya aku tak ada urusan dengan perusahaan mu diluar negri maupun yg sedang pond jalankan" ujar joong bingung

siapa yg tak kenal nyonya nay? istri pemilik perusahaan LT company

" aku ingin bicara tentang phuwin " ujar nyonya nay membuat joong terdiam

" kenapa diam ?"

" tidak , phuwin baik-baik saja,  apa yg perlu ditanyakan?" - joong

" tuan aydin hubungan mu sudah menyebar di kalangan pembisnis , aku mendengar berita itu dari Swiss dan langsung terbang ke bangkok "

" kau taukan apa risikonya jika mereka semua mengetahui kebenaran nya? phuwin adalah istri anak ku " - nay

" aku tau , tapi aku hanya ingin phuwin bahagia " -joong

" tinggal kan dia tuan aydin , kirimkan dia kekediaman ku nanti , atau aku akan menjemput paksa phuwin bersamaku dan aku akan mengirimnya keluar negri jangan harap kau bertemu dengannya!" - nay

" bagaimana nyonya memutuskan nya ? apa  hakmu nyonya !"- joong

" kau bertanya hak? dia adalah anak sahabatku, charla menitipkan nya padaku! jadi aku harus memastikan nya bahagia khun !" -nay

" maksud nyonya bahagia , bahagia dengan anakmu ?kau yakin phuwin bahagia jika bersamanya?" - joong

" jaga ucapan mu , aku tidak peduli , semua keputusan ada ditangan mu sekarang sebelum aku sendiri yang mengirimkannya keluar negri , aku pergi , permisi " - nay

joong menatap kepergian nyonya nay " cobaan apalagi ini ya tuhan ?" batin joong memijat pelipisnya  " sekarang apa yg harus kulakukan "


____________________________

" achen ?" ujar phuwin menghampiri joong yg baru datang

" sayang " -joong

" tumben pulang cepet ini masih jam 11 " ujar phuwin bingung

" hmm aku ingin mengajak mu jalan jalan sayang"

" woah benarkah? tunggu phu siap siap dulu " ujar phuwin meninggalkan joong namun dengan cepat joong menariknya dalam pelukannya

" aku menyayangimu, jangan pergi " ujar nya membuat phuwin bingung

" achen ? aku tidak kemana mana hanya ganti baju, lepaskannn chenn katanya mau jalan jalan "

" hum maaf ya? " ujar joong menunduk

phuwin berjalan menuju kamar dan mengganti pakaiannya , lalu kembali lagi untuk jalan bersama joong

di mobil...

" mau kemana tumben ?"

" aku tidak tau, sayang mau kemana?"

" hmm gimana kalo kita pergi ice skiting?" 

" no , nanti phuwin jatuh kasihan dedenya tidak boleh "

phuwin melengkungkan bibirnya

" katanya terserah , phuphu maunya itu "

joong melihat phuwin yg mulai sedih , begitu saja hatinya sakit bagaimana jika nanti ?

" boleh ,come on , tapi nanti achen pegang in terus ya " ujar joong mengelus rambut phuwin

" benar? yey !!!" ucap phuwin tersenyum senang

joong ikut senang " aku tak ingin jauh jauh darimu " batin nya

joong dan phuwin pergi ketempat ice skating,  memakan sushi dan menghabiskan waktu bersama ditaman dengan bahagia layaknya pasangan baru

" chennn.... ayo foto " - phuwin

" okay come on darling  " - joong

" kemarilah mendekat " -joong

" kemarilah mendekat " -joong

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

🌹

( foto terakhir sebelum berpisah😭😭😭 )

" ihhh fotonya jelek , achen gk senyum , gatau ah bad mood " ujar phuwin ngambek

" loh , sayang juga gk senyum gitu "

" ih , dasar om om playing victim , phu gk senyum soalnya achen gk senyum "

" huft yaudah ayo ayo foto lagi ya ?"

" gamau mau ituuu " ujar phuwin menunjuk pedagang gulali

" hahha baiklah tunggu disini sebentar ya sayang ?"

phuwin menggangguk

( cuma perkara foto doang ya ampun 🙏💔 )





***********************************************





" achen kenapa rumahnya ramai orang pakai jas " ujar phuwin bingung dengan mulut yg masih memakan gulali itu

joong terdiam , ia melepaskan genggamannya dan dan melanjutkan langkahnya

" achenn tunggu " ujar phuwin,  namun orang orang itu mencegah phuwin dan memaksa phuwin masuk mobil

" heyyy.... lepas!!! achennn tolonggg,  ihhh lepassinnn achennnn " teriak phuwinn

" achennn tolonggg!!!! achen.... mereka siapa chenn "

" hiksss achennn apa apaan ini " ujar phuwin menangis yg terpaksa masuk mobil tanpa melihat joong menoleh sedikit pun

disisi lain

mata yg pura pura buta , telinga yg pura-pura tuli , rasa sesak didada itu ada mendengar orang yg kita kasih menderita karena kita

joong menahan air matanya ia tak ingin phuwin kesusahan diluar negri , phuwin tak suka keadaan asing joong mengetahui nya , ia sekarang tak bisa apa apa selain mengantar phuwin kembali kerumah nya walau sebenarnya hatinya tak rela

ia memandang foto mereka tadi " maafkan aku sayang....  aku merindukanmu " " rasanya sakit lihat kamu teriak in nama aku tapi aku gk bisa bantu sayangg " ujar joong pilu

:(

10 menit sebelum hangout bareng phuwin

" bawa phuwin dengan selamat " - joong

" awassi dia terus selama dirumah pond " - joong

" jangan biarkan kejadian itu membuatnya trauma lagi , aku tak mau dia kesakitan,  segera beritau aku apapun mengerti " - joong

" siap laksanakan tuan " ujar salah satu pesuruh joong

" satu lagi jangan biarkan dia terluka sedikit pun , berusaha lembut dan jangan kasar padanya !" ujar joong meninggalkan rumah
















kalo kalian jadi joong gimana love ?
jangan lupa vote dan komen ❣️

MASA LALU Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang