berdamai dengan duka

2K 73 20
                                        

suasana yang sangat mencekram , sejak kejadian itu phuwin sempat histeris bahkan sampai pingsan namun sekarang dia hanya diam duduk disebelah makam yang bertuliskan " joong archen aydin " memang benar phuwin tidak menangis hanya tatapan kosong yang ia berikan ia tak ingin membuat achen merasa gagal

phuwin sudah lama duduk disana , bahkan satang  dengan suaminya winny kakak kelas di universitasnya ,juga fourth dan anak yang ia miliki bersama gemini sekertarisnya pond pun tidak dapat membuat phuwin tertawa

" kenapa kau tega meninggalkan ku ha ? " batin phuwin yang kini tak kuat lagi berbicara

" phuwin mari kita pulang anak anak sudah menunggu dimobil , sudah satu jam lebih phuwin kau seperti ini , joong akan sedih melihat kau terus terusan seperti ini " ujar pond mengelus rambut phuwin

phuwin menggeleng lemah lalu pingsan lagi

" astaga phu ? kita pulang ya " ujar pond mengangkat tubuh phuwinn

" gue janji joong kali ini ga akan gagal " ujar pond melirik sekilas ke arah makam joong yang bersebelahan dengan dunk orang tua phuwin dan juga orang tuanya





.

2 minggu berlalu , pond memutuskan untuk tinggal bersama dirumah joong , karens keadaan phuwin yang cukup rumit , phuwin tetap tak berbicara tatapan kosong itu membuat pond tak tau harus berbuat apa namun ia tak menyerah

" phu , aku beliin sushi kesukaan mu ya ? dimakan " ujar pond tersenyum

phuwin menggeleng

" phuwin,  anak anak butuh dirimu, jika kau terus seperti ini mereka akan sedih , joong juga akan sedih disana " ujar pond membuat phuwin menoleh

" jangan menyebut namanya " ujar phuwin berusaha menghilangkan air mata di matanya

" baik iya aku tidak bilang , kau harus tetap hidup phuwin,  kita jalani sama sama ya ? " ujar pond dan phuwin hanya menatap pond datar penuh luka














_____________________________

" mama selamat ulang tahun " ujar leon dan Albert serta pond yang menggendong aluna

" terima kasih " hanya itu yang phuwin ucapkan

pond memindahkan aluna ke dalam box lalu berlutut di hadapan phuwin dan menggenggam tangannya

" kau tidak ingin anak anak bahagia sekarang ? tersenyumlah phuwin " ujar pond

" bagaimana aku bisa bahagia diulang tahun yang terasa hampa ? " ujar phuwin penuh tekanan

" aku mengerti , aku mohon phu , jika tidak demi diriku setidaknya lakukan untuk mereka ya ? aku benar-benar memohon kepadamu " ujar pond

phuwin berdiri lalu beranjak mencium satu persatu anaknya

" maafkan mama sayang " ujar phuwin harinya menangis tapi ia tak boleh mengeluarkan air mata itu

" tidak apa apa mama , maafkan kita juga ya " ujar leon dan mereka pun berpelukan setelah itu memakan kue butterfly seperti yang setiap tahun joong berikan pada phuwin



.

.

.


1 tahun berlalu....

phuwin mulai membangun hidup barunya , mulai bisa tersenyum dan menerima ke adaan meski sulit baginya , seperti saat ini

" dari mana ? " ujar pond duduk di sofa kamar

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 27, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

MASA LALU Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang