terungkap

1K 61 15
                                        

" mama ?" ujar phuwin mendatangi pintu utama

" selamat ulang tahun sayangg " ujar nay memeluk phuwin

" siapa sayang ?" ujar joong menyusul phuwin

" loh mama , kenapa gk ngabarin " ujar joong memberikan salam kepada wanita paruh baya didepannya

" iya dong kan surprise " ujar nay tersenyum

" ada apa achen ? leon nangis ?" tanya phuwin

" tidak sayang , leon bersama satang dan fourth " ujar joong tersenyum

" oh , bagus deh " phuwin

" oh iya ma , nanti malam kita mau merayakan ulang tahun phuwin kecik kecilan di taman , mama mau gabung?" tanya joong

" woah boleh tuh , mana juga ada bawa kado buat kamu sayang dan juga cucu kesayangan mama " ujar nay

"terimakasih mama ,yaudah ma ayo kita lihat leon" ujar phuwin hendak menggandeng tangan mama nay

" phuwin " panggilan yg tak asing ,phuwin menoleh ke arah suara tersebut, phuwin terdiam, pond berdiri di pintu dengan membawa beberapa papper bag

" kakak?" -phuwin

" iya sayang , mama mengajak pond boleh ya ?" ujar nay

phuwin hanya diam lukanya belum sepenuhnya sembuh

" tentu saja mama , pond ayo bergabung " ajak joong dengan tiba-tiba dan menggendeng phuwin

" tidak apa apa sayang " ujar joong tersenyum pada phuwin

20.00

" ihh lucunya cucu yaya" ujar nay tak berhenti berhentinya bermain bersama leon

" pond kamu gk mau coba gendong ?" ujar nay

" boleh phu ?" tanya pond pada phuwin

" boleh kak, tapi hati hati " ujar phuwin tersenyum

pond pun menggendong bayi mungil itu lalu tersenyum lebar

" leon maafin papa ya ,belum bisa jadi papa yg baik " ujar pond mengecup bayi yg tertidur itu lalu meletakkannya di stroller

phuwin melihat pemandangan itu hatinya sakit , sangat sakit mengingat bagaimana dulu kak pond memperlakukannya dan leon tanpa harga diri bahkan menganggap leon adalah kesalahan

" phu " ujar pond

phuwin terdiam , hanya air mata yg ada, terasa hatinya rapuh tanpa alasan mama nay sudah pergi membantu yg lain memanggang daging

" iy-ya ka-kkak" ujar phuwin terbata bata

" hey ? jangan menangis, aku minta maaf , jangan seperti ini " ujar pond menggenggam erat tangan phuwin

" sakitt kak , sangat sakitt phuwin masih belum bisa kak " ujar phuwin menunduk menangis

" phuwin maafkan aku , aku menyesal " lirih pond

" terlambat kak , untuk maaf aku masih bisa memaafkan mu namun untuk menyesal kau terlambat kak " ujar phuwin melepas genggaman pond

" phu ...."

" kak kumohon mengerti aku sekarang sudah bahagia kak , semua sudah menunggu aku kesana dulu " ujar phuwin meninggalkan pond dan membawa leon bersama nya

.

.

.

hari pertama phuwin kuliah

" senang ?" tanya joong

" sangat senanggg achenn , tapi takut " ujar phuwin menunduk

" aku akan mengantarmu sayang , aku akan mengenalkanmu kepada pacar temanku " ujar joong tersenyum

MASA LALU Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang