malaikat pengganti

1.3K 67 42
                                        

suara tembakan itu mengheningkan semua orang disana , hanya tangisan yang tersisa disana , siapa kah dalang dibalik semua ini ?

joong menutup matanya,  kakinya lemas, serasa hidupnya berhenti , hancur rasanya begitu pula pond yg hanya diam shock ,namun teriakan phuwin membuat kepala yg menunduk itu menatapnya

"PHIII DUNKKKK " ujar phuwin yg memeluk tubuh tak berdaya di depannya

" DUNKKKK TIDAKKK DUNKKK BANGUNLAH " ujar joong yg ikut memeluk dunk dari samping

pond yg tak kalah kaget pun menghampiri dunk

" joong cepat cari tau siapa dia " ujar pond menangis

joong menggangguk " aku sepertinya tau " ujar joong menelpon para bodyguard nya

kejadian 10 menit lalu....

" PHUWINNN AWASSSSS " ujar dunk segera berlari memeluk phuwin dan memutar tubuhnya

DORRR DORRR

dunk tersenyum melihat perjuangan nya tak sia sia , ia sempat membelai pipi adik kesayangan nya, meski ia masih butuh waktu untuk menerima ,rasa sakit itu benar benar nyata peluru yg menusuk tubuhnya , darah yg melumuri bajunya mungkin tak sebanding dengan hancurnya hidup phuwin, lagi pula ia hidup pun untuk apa ? pikirnya menatap phuwin yg menangis

" Phiii jangan tutup matamu, kuatlah kau harus kuattt phi " ujar phuwin disamping dunk

" achennn hikss... selamatkannn phiii dunkkk " ujar phuwin

" achennnn aku mohonnnn ..... hikss hikss "

" phuwin, hiduplah dengan bahagia ya? jangan menangis aku bahagia bisa menyelamatkan mu dan menjadi kakak yg baik untuk terakhir kalinya" ujar dunk lemah semakin lemah

" nara.. maafkan aku , joongie.... aku " ujar dunk terbata bata dan akhirnya menutup matanya

" dunkkk..... " - pond

" achennn aku mohon bawa phi dunkkk kerumah sakittt sekarang chennn " teriak phuwin melihat dunk yg semakin melemah

" pond aku menitipkan phuwin padamu " ujar joong berlari menggendong dunk dengan tangan berlumuran darah

" kau harus bertahan dunk " ujar joong

acara itu berantakan ,semua tamu ketakutan dan pergi meninggalkan gedung itu setelah mendengar tembakan itu dan melihat keadaan dunk yg sungguh sadis , polisi berdatangan untuk melihat tempat kejadian

" akhhh kakk " ujar phuwin merengek

" astaga " kaget pond melihat celana phuwin yg penuh darah

" kakk sakittt " ujar phuwin mulai menangis memegangi perutnya

" ayo kita kerumah sakit " ujar pond menggendong phuwin sedikit berlari

" shhhh kakk selamat kan bayi ini aku mohonnn " ujar phuwin menahan sakit

" aku mohon , meski kau membencinya , selamat dia kakk akhhh essshh "

" phuwin apa yang kau bicarakan,  aku menyayangimu dan bayi ini " ujar pond memasuki mobil dan melajukan nya sedikit mengebut

" achennn sakitttt achennn hiksssss " ujar phuwin merengek kesakitan

pond hanya diam ia ingin marah tapi ini bukan waktu yg tepat sekarang yg penting hanya phuwin


____________________________

dirumah sakit.......

phuwin ditangani oleh dokter dan pond menunggu diluar

MASA LALU Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang