suara tembakan itu mengheningkan semua orang disana , hanya tangisan yang tersisa disana , siapa kah dalang dibalik semua ini ?
joong menutup matanya, kakinya lemas, serasa hidupnya berhenti , hancur rasanya begitu pula pond yg hanya diam shock ,namun teriakan phuwin membuat kepala yg menunduk itu menatapnya
"PHIII DUNKKKK " ujar phuwin yg memeluk tubuh tak berdaya di depannya
" DUNKKKK TIDAKKK DUNKKK BANGUNLAH " ujar joong yg ikut memeluk dunk dari samping
pond yg tak kalah kaget pun menghampiri dunk
" joong cepat cari tau siapa dia " ujar pond menangis
joong menggangguk " aku sepertinya tau " ujar joong menelpon para bodyguard nya
kejadian 10 menit lalu....
" PHUWINNN AWASSSSS " ujar dunk segera berlari memeluk phuwin dan memutar tubuhnya
DORRR DORRR
dunk tersenyum melihat perjuangan nya tak sia sia , ia sempat membelai pipi adik kesayangan nya, meski ia masih butuh waktu untuk menerima ,rasa sakit itu benar benar nyata peluru yg menusuk tubuhnya , darah yg melumuri bajunya mungkin tak sebanding dengan hancurnya hidup phuwin, lagi pula ia hidup pun untuk apa ? pikirnya menatap phuwin yg menangis
" Phiii jangan tutup matamu, kuatlah kau harus kuattt phi " ujar phuwin disamping dunk
" achennn hikss... selamatkannn phiii dunkkk " ujar phuwin
" achennnn aku mohonnnn ..... hikss hikss "
" phuwin, hiduplah dengan bahagia ya? jangan menangis aku bahagia bisa menyelamatkan mu dan menjadi kakak yg baik untuk terakhir kalinya" ujar dunk lemah semakin lemah
" nara.. maafkan aku , joongie.... aku " ujar dunk terbata bata dan akhirnya menutup matanya
" dunkkk..... " - pond
" achennn aku mohon bawa phi dunkkk kerumah sakittt sekarang chennn " teriak phuwin melihat dunk yg semakin melemah
" pond aku menitipkan phuwin padamu " ujar joong berlari menggendong dunk dengan tangan berlumuran darah
" kau harus bertahan dunk " ujar joong
acara itu berantakan ,semua tamu ketakutan dan pergi meninggalkan gedung itu setelah mendengar tembakan itu dan melihat keadaan dunk yg sungguh sadis , polisi berdatangan untuk melihat tempat kejadian
" akhhh kakk " ujar phuwin merengek
" astaga " kaget pond melihat celana phuwin yg penuh darah
" kakk sakittt " ujar phuwin mulai menangis memegangi perutnya
" ayo kita kerumah sakit " ujar pond menggendong phuwin sedikit berlari
" shhhh kakk selamat kan bayi ini aku mohonnn " ujar phuwin menahan sakit
" aku mohon , meski kau membencinya , selamat dia kakk akhhh essshh "
" phuwin apa yang kau bicarakan, aku menyayangimu dan bayi ini " ujar pond memasuki mobil dan melajukan nya sedikit mengebut
" achennn sakitttt achennn hiksssss " ujar phuwin merengek kesakitan
pond hanya diam ia ingin marah tapi ini bukan waktu yg tepat sekarang yg penting hanya phuwin
____________________________
dirumah sakit.......
phuwin ditangani oleh dokter dan pond menunggu diluar
KAMU SEDANG MEMBACA
MASA LALU
Fanfiction" aku membencimu " -phuwin " maaf kan kakak phu , ini salah kakak " - pond " apa maksudmu ? aku kecewa dunk " - joong " joongie dengarkan aku bisa jelaskan hiks..." - dunk " semua tak ada yg bahagia, tak ada yang baik baik saja aku benci takdir...
