Kini Aeron sedang berbaring di atas tempat tidurnya dengan Skylar yang sedari tadi melihat ke arahnya dari sofa yang dia duduki
Jujur Aeron merasa risi di pandangi secara terus menerus oleh orang aneh di sofa itu
Aeron berusaha mengabaikan nya dengan memainkan ponsel dan membuka aplikasi tiktok
"Lo bisa ga stop liatin gw pake mata Lo itu"-Aeron
"Gak"-Skylar
"Ck, napa si anjing?! Risi gw cok!"-Aeron
"Ya masa gw ngeliatin Lo pake dengkul, gak bisa dong"-Skylar
"Gak gitu kocak!"-Aeron
"Terus gimana?"-Skylar
"Serah Lo ah! Cape gw, mana nih pinggang masih sakit bet lagi"-Aeron
"Yaelah, gitu doang encok"-Skylar
"Ngomong lagi gw lempar piso Lo ya!"-Aeron
Dan sore itu di penuhi dengan perdebatan antara kedua pasangan ini
Dengan Aeron yang sedang merasa emosi dan Skylar yang terus memancing emosi itu keluar
"Sumpah kalo Lo gak diem gw tonjok Lo ya!"-Aeron
"Ayo, coba sini tonjok, sini² mana?"-Skylar
Aeron yang sudah terbawa emosi tak sengaja bergerak terlalu kencang dan itu membuat bagian bawah dan pinggang nya terasa sakit
Aeron langsung menghentikan pergerakannya dan kembali mencoba sabar
"Katanya mau nonjok... Mana?"-Skylar
"Diem Lo bangsat! Bacot Lo kontol!"-Aeron
"Hahaha... Gerakin kaki aja gak bisa, pake acara mau nonjok orang"-Skylar
"Gara² Lo ya!"-Aeron
Skylar hanya tertawa dan kembali memandang wajah lucu Aeron yang sedang marah² sendiri
Tiba-tiba ponselnya berbunyi, saat melihat nama kontak tersebut Skylar segera mengangkat panggilan tersebut
"Halo bun, kenapa?"-Skylar
"Mama mau Dateng ke rumah kamu ya nanti jam lima sore"-Bunda
"Kok tiba² banget bun?"-Skylar
"Gak papa, bunda cuma pengen liat keadaan kamu sama Aeron di sana, Aeron nya udah mendingan kan?"-Bunda
Skylar dengan refleks langsung menoleh ke arah Aeron yang sedang menatapnya tajam
"Aeron sehat² aja kok bun, udah baikan juga"-Skylar
"Bunda seneng deh dengernya, tunggu bunda ya, bentar lagi mau berangkat ini"-Bunda
"Cepet amat bun"-Skylar
"Bunda tuh mau liat keadaan Aeron, kangen bunda sama menantu lucunya bunda itu"-Bunda
Skylar menjauhkan ponselnya dari telinga dan sedikit menahan tawanya agar tak terdengar oleh bundanya
Sedangkan Aeron semakin menatapnya tajam sambil menyilangkan kedua tangannya di depan dada
Skylar mengambil nafas dalam-dalam dan kembali menaruh ponselnya di samping telinga
"Oh... Gitu ya? Oke deh bun"-Skylar
"Kalo gitu udah dulu ya sayang, bunda mau pake make up dulu terus berangkat, dadah"-Bunda
"Dada bun"-Skylar
Sambungan pun terputus sepihak dan Skylar segera menaruh ponselnya di atas meja
Skylar melihat tubuh Aeron dari atas kepala hingga ujung kaki, dan dari leher sudah terlihat bekas cupang yang masih terlihat jelas sekali
KAMU SEDANG MEMBACA
enemy?
Подростковая литератураmusuh jadi kekasih? saksikan keseruan rumah tangga Aeron si bocah tengil dan Skylar yang gampang kepancing cemburu! mereka ibaratkan bensin dan api! 🔥💥 Sultan Aeron Shiki=bottom Schevenko Skylar Tendean=Top SELAMAT MEMBACA! PERINGATAN! MENGAND...
