97.

745 75 5
                                        

Pagi hari ini keluarga kecil Aeron dan Skylar tengah memakan sarapan mereka sebelum pergi ke pantai nantinya

"Mami"-Aerly

"Kenapa? "-Aeron

"Nanti kalo Aerly udah besar terus punya anak mami masih sayang Aerly kan? "-Aerly

"Masih dong, masa mami tiba² gak sayang Aerly? "-Aeron

"Kan mami sama papi cowok, terus gimana ceritanya mami sama papi bisa nikah? "-Dalvin

"Jadi gini, dulu itu papi murid baru di sekolahnya mami. Papi ini tuh murid paling ganteng di sana, jadi mami kepincut deh sama papi. Karna papi liat mami kalian ini cantik juga yaudah papi bales perasaan mami kalian. Begitu ceritanya"-Skylar

"Heh! Mana ada kaya gitu?! "-Aeron

"Lah terus gimana mi? "-Aerly

"Yang ngejar² mami duluan tuh papi kalian, jangan di dengerin cerita dia, ngarang semua itu"-Aeron

"Itu juga cerita nguawor ya, kamu duluan yang ngejar² aku"-Skylar

"Udah daripada ngelindur ngarang cerita sendiri, mending ini piring kotor kamu cuci dulu sana"-Aeron

"Siap sayang"-Skylar

"Dih?! "-pikiran Aeron

Tak berselang lama mereka pun bersiap-siap mengenakan sepatu di luar rumah mereka sambil menunggu yang lainnya datang

Terdengar suara klakson dari luar rumah yang menandakan keluarga mereka sudah sampai

Terlihat bunda, ayah, mamah, dan papah mereka menuruni mobil masing-masing sambil berjalan ke arah mereka

"Grendma! Grendpa! "-Berdua

"Halo sayang! Gimana? Udah siap main air?! "-Bunda

"Udah grendma! "-Berdua

"Bagus kalo gitu, ayo naik! Nanti grandma ceritakan dongeng yang bagus"-Mamah

"Grandpa! "-Aerly

"Kenapa sayang nya grendpa? "-Ayah

"Dalvin udah ganteng belum? "-Dalvin

"Udah dong, cucu grendpa mah selalu ganteng! "-Ayah

Mereka semua pun tertawa dengan kehangatan keluarga yang sangat terasa diantara mereka

"Bun"-Aeron

"Iya kenapa? "-Bunda

"Bang Gugun mana? "-Aeron

"Oh bentar lagi sampai kok, kita tunggu aja ya? "-Bunda

"Ohh oke"-Aeron

Setelah Gugun dan Yawi sampai mereka pun memulai perjalanan mereka menuju pantai, keempat mobil itu melakukan dengan kecepatan sedang membelah jalanan di pagi hari itu

Mobil putih:
Ayah
Bunda
Aerly

Mobil merah:
Mamah
Papah
Dalvin

Mobil hitam:
Aeron
Skylar

Mobil abu:
Gugun
Yawi

Aeron melihat ke arah kaca jendela mobil yang menyuguhkan pemandangan perkotaan seperti biasanya

"Ron"-Skylar

"Hm? "-Aeron

"Pake baju tebel begitu ke pantai gak gerah? "-Skylar

"Menurut lo? "-Aeron

enemy? Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang