86.

955 91 18
                                        

Jam kini sudah menunjukkan pukul (15.06) yang berarti sudah waktunya Skylar berlatih basket dengan yang lainnya

"Gw mau ke kamar mandi, temenin ya?"-Skylar

"Ngapain? Pergi sendiri lah"-Aeron

"Temenin lahh"-Skylar

"Manja bener, gak ada! Pergi sendiri"-Aeron

Skylar pun menghela nafasnya dan memutuskan untuk pergi sendirian dia berjalan dengan pelan menuju kamar mandi dan sesekali menengok ke arah Aeron

Setelah Skylar tak terlihat lagi Aeron buru-buru memesan ojek dan pergi ke luar, karena terburu-buru dia tak melihat aplikasi gojeknya

Ada sebuah motor dengan seorang lelaki menggunakan logo gojek di jaketnya

"Atas nama mas Aeron?"

"Iya pak, ayo cepet ya pak, saya buru² banget"-Aeron

"Siap mas"

Motor itu melaju dengan cukup kencang sehingga Aeron pun merasa lega dan mulai tersenyum

"Mas"

"Iya pak?"-Aeron

"Jangan pegang hp dulu ya, di sekitar sini rawan maling mas"

"Oh... Iya pak"-Aeron

Alhasil Aeron tak melihat ke arah ponselnya yang dia matikan layarnya,  namun dia tak mengecek aplikasi gojeknya yang masih menunjukkan jika kurir masih dalam perjalanan

Selama perjalanan Aeron tidak merasakan ada sesuatu yang aneh namun lama-kelamaan dia menyadari ada yang janggal di sini

"Loh pak, ini bukan jalan ke rumah saya"-Aeron

"Iya mas? Waduh maaf mas, google map saya lagi bermasalah"

"Yaudah pake hp saya aja mau pak?"-Aeron

"Boleh mas?"

"Boleh, ini pak"-Aeron

Tanpa ba-bi-bu Aeron segera menyerahkan ponselnya, gojek itu pun menerimanya dan memasukkannya ke dalam saku Tampa di ketahui oleh Aeron

Setelah mengantongi ponsel Aeron gojek itu mengeluarkan serbuk yang membuat kepala Aeron pening dan berakhir pingsan

Saat Aeron sudah pingsan kebetulan sekali jalan itu sedang sangat sepi, atau lebih tepatnya dia sengaja di bawa ke tempat sepi?

Gojek itu menurunkan Aeron dan membuang ponsel Aeron ke pepohonan yang berada di pinggiran jalan itu

Gojek itu membuka maskernya dan mengambil ponselnya, terdengar suara seorang pria dari ponsel tersebut

"Halo bos? Mangsa sudah di dapatkan"-Super frince

"Good job boy, mobilnya sampai dalam 5 menit lagi, sudah kamu buang hp nya?"

"Sudah bos, sesuai perintah"-Super frince

"Nice, saya tunggu di Mension, dan ingat! jangan sampai lepas, karena ini buruan yang saya mau sejak dulu, mengerti?"

"Di mengerti!"-Super frince

Setelah telpon itu di matikan terdengar suara gemuruh mobil dan mobil itu berhenti di depan motor beat berwarna putih dengan Aeron yang pingsan di atas motor itu

"Nih bawa, gw mau buang nih motor dulu"-Super frince

"Buang? Kenapa?"-Kirk

"Jelek, udah! Bawa aja! Gak usah banyak tanya!"-Super frince

"Iya²! Galak amat"-Kirk

Setelah Aeron masuk ke dalam mobil itu dan sudah di ikat dengan kencang, Super frince mendorong motor beat itu hingga jatuh ke semak-semak dan berakhir tenggelam di dalam sungai

enemy? Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang