Skylar naik ke atas balkon untuk mencari keberadaan Aeron, karena dari GPS yang berada di ponselnya Aeron sedang berada di balkon
Namun saat sudah berada di atas orang yang sedang dia cari tidak berada di sana, Skylar hanya menemukan ponsel dan juga tas milik Aeron
Kemana sebenarnya pria manis itu?! Meninggalkan ponselnya di balkon?! Apakah dia mengetahui keberadaan GPS di ponselnya?!
"Bangsat! Kenapa di sini juga ga ada?! Awas aja kalo sampe dia berani buat lari dari gw!"-Skylar
Skylar teringat jika dirinya memasang GPS di tindik telinga Aeron, dia membuka semacam alat pelacak dengan titik merah sebagai pemberitahuan keberadaan seseorang
Titik merah itu tidak berada jauh dari tempatnya berada, di mana ini? Ah! Sepertinya dia berada di halaman belakang sekolah! Tapi... Kenapa dia berada di sana? Apakah dia sedang bertemu dengan seorang?!
Skylar segera berlari menuruni tangga dengan cepat, dia melesat secepat kilat menuju halaman belakang sekolah ini
Dan jika benar Aeron bertemu seseorang di belakang sana tanpa sepengetahuan ataupun seijinnya, maka Skylar akan marah besar pada Aeron
Setelah berada di halaman belakang Skylar tak melihat keberadaan Aeron di sana, tetapi dari alat GPS nya tertera jika Aeron sedang berada di dekat sini
"AERON!!"-Skylar
Suara itu menggelegar hingga para OSIS yang sedang melakukan rapat di ruang OSIS terkejut mendengar suara yang sangat keras itu, dan mungkin saja orang-orang yang berlalu lalang ikut terkejut mendengarnya
Aeron yang sudah mulai tertidur kini terbangun lagi karena suara teriakan dari Skylar, dan yap dia tau jika hal ini pasti akan terjadi
"Hah... Apa gw bilang, paling bentar lagi gw bisa keluar"-Aeron
Aeron beranjak dari posisinya dan berjalan dengan santai menuju pintu besi itu, Dia mengetuknya pelan untuk memberikan kode jika dirinya berada di dalam
Skylar dengan pendengaran setajam elangnya langsung menangkap gelombang suara itu dan segera berlari menuju pintu gudang
"Ron? Lo di dalem?"-Skylar
"Hm"-Aeron
Skylar menyingkirkan kayu yang menghalangi gagang pintu itu, namun sepertinya pintu ini juga di kunci dari luar
"Ron"-Skylar
"Paan?"-Aeron
"Mundur tiga langkah, pintunya mau gw dobrak"-Skylar
"Hm"-Aeron
Aeron mundur tiga langkah dari depan pintu itu dan menunggu Skylar mendobraknya, Skylar melangkah mundur lalu dengan kuat mendobrak pintu itu
Dengan kekuatan fisiknya tak heran jika hanya dalam sekali coba Skylar dapat membuka pintu itu, Skylar segera berlari menuju Aeron dan memeluknya
"Lo gak papa kan?! Ada yang luka?!"-Skylar
"Paan si ler, cuma kekunci di gudang alay bener Lo"-Aeron
"Kok Lo bisa kekunci? Siapa yang berani giniin lo? Bilang ke gw"-Skylar
"Gak ada, gw cuma gabut jadi nyuruh orang buat ngunciin gw di dalem sini"-Aeron
"Sumpah alesan Lo sangat² manuk akal Ron"-Skylar
"Dih gak percaya Lo?"-Aeron
"Ya menurut Lo?"-Skylar
"Dah ah! Capek gw! Lo Nemu hp gw gak?"-Aeron
KAMU SEDANG MEMBACA
enemy?
Ficção Adolescentemusuh jadi kekasih? saksikan keseruan rumah tangga Aeron si bocah tengil dan Skylar yang gampang kepancing cemburu! mereka ibaratkan bensin dan api! 🔥💥 Sultan Aeron Shiki=bottom Schevenko Skylar Tendean=Top SELAMAT MEMBACA! PERINGATAN! MENGAND...
