Aeron sedang memandangi dirinya di depan kaca ruang ganti, dia melihat penampilan nya dengan tatapan geli
Skylar menyuruhnya untuk menggunakan rok mini yang terlampau pendek, bahkan dia di suruh untuk tidak mengenakan pakaian dalam sama sekali
"Anak anjing emang, di turutin malah ngelunjak bangsat! "-Aeron
Aeron juga di suruh untuk mengenakan kemeja putih yang lumayan panjang dan juga terlalu besar untuk nya, jadi rok mini yang dia kenakan sedikit tertutup oleh kemeja putih itu
Aeron memegangi roknya dan sedikit menariknya ke bawah berharap rok itu sedikit lebih menutupi pahanya, namun bagian atas malah lebih terlihat
"Ck, ni baju nerawang anying!"-Aeron
Skylar menunggu kehadiran Aeron dan pikiran kotornya sudah memikirkan bagaimana penampilan Aeron, itu saja bisa membuat adik kecilnya terbangun
"Imut banget pasti, terus ntar manja² ke gw dan tinggal gas hehe... "-Skylar
Aeron menghela nafas kasar dan mengusak wajahnya kasar sebelum membuka pintu ruang ganti itu dengan berlahan, Skylar yang sedang duduk di sofa langsung menoleh ke arah pintu ruang ganti tersebut
Aeron keluar sambil memegangi roknya agar tak terbuka dan berjalan pelan menuju Skylar, Skylar yang melihat pemandangan ini tentunya semakin senang dan tanpa sadar menjilati bibir atasnya
Aeron melihat Skylar dengan wajah merah padam nya, di matanya Skylar nampak seperti seekor singa lapar yang sedang mengintai mangsanya sambil menjilati bibirnya
'Mati gw mati gw mati gw mati gw'-pikiran Aeron
Aeron berdiri di hadapan Skylar dan mulai bergerak naik ke atas tubuh Skylar lalu duduk di pangkuannya sambil berhadapan langsung
Skylar memeluk pinggang Aeron sedangkan Aeron mengalungkan kedua tangannya di leher Skylar
"Tumben lo mau kaya gini ke gw"-Skylar
"Menurut lo? Mana hp gw?! "-Aeron
"Suthh... Sabar dong, tugas lo belum selesai"-Skylar
"Paan lagi anying, banyak mau lo! "-Aeron
"Cuma ciuman doang elah"-Skylar
"Bener?! "-Aeron
"Iya, habis itu gw balikin hp lo"-Skylar
Aeron hanya mengangguk dan menuruti kemauan Skylar, walaupun dia merasa ragu lantaran ada sesuatu yang besar mengganjal di bawah sana
Aeron duduk sedikit lebih mendekat ke arah Skylar dan menjulurkan lidahnya
'Percaya amat, mana melet gitu lagi, aduh gas aja lah'-pikiran Skylar
Skylar mendekatkan wajahnya pada Aeron lalu bergerak menjilat lidah Aeron sebelum melahap habis lidah itu
Skylar mencium Aeron dengan tidak sabaran dan melumatnya kasar, Aeron hanya melenguh pelan ketika dia merasa lidahnya di gigit oleh Skylar dan mencoba untuk mengimbangi permainan Skylar
Tangan Skylar merambat pelan menuju paha dalam Aeron dan meremasnya sedikit kuat, tentu Aeron merasa kaget dan tangannya langsung menghentikan pergerakan Skylar
"Mhh... Ja- ugh.. hmm.. cuph.. ngan! hmp.. "-Aeron
Skylar kembali membungkam mulut itu dengan semakin memperdalam ciumannya, tangan nakalnya terus menelusuri paha mulus Aeron walaupun tangannya selalu di tahan oleh Aeron
Namun kekuatan mereka berdua tentunya berbeda jauh sehingga Skylar masih bisa melawan dan terus meremas paha Aeron
Namun tangan itu semakin masuk ke dalam rok mini Aeron dan mulai mengelus-elus bibir lubang Aeron dengan pelan
KAMU SEDANG MEMBACA
enemy?
Teen Fictionmusuh jadi kekasih? saksikan keseruan rumah tangga Aeron si bocah tengil dan Skylar yang gampang kepancing cemburu! mereka ibaratkan bensin dan api! 🔥💥 Sultan Aeron Shiki=bottom Schevenko Skylar Tendean=Top SELAMAT MEMBACA! PERINGATAN! MENGAND...
