Pagi ini Aeron masih tidur di atas kasurnya sedangkan Skylar sudah terbangun dari mimpi indahnya
Skylar melihat ke arah jam dinding (04.06) dan ini masih terlalu pagi untuk beraktivitas
Skylar melihat ke arah ranjang Aeron dan sebuah ide pun terlintas di dalam pikirannya
'Mumpung masih molor, tidur bareng kali ya?"-Pikiran Skylar
Skylar bangkit dari kasurnya dan berjalan menuju kasur Aeron dan berbaring di sampingnya
Skylar memeluk tubuh pria manisnya ini dengan erat dan dia merasa gembira akhirnya bisa tidur bersama dengannya
Skylar mengelus rambut Aeron dengan halus dan juga menciumi pipi gembul Aeron dengan gemas
Cup
Cup
Cup
Setelah puas menciumi pipi Aeron Skylar kembali memeluknya dengan erat lagi
Entahlah, mungkin kini dia jatuh cinta dengan pria manis ini, padahal dulu ketika dirinya bersama wanita itu dia tak sampai memeluknya, berpegangan tangan ataupun bahkan menciumnya
Tapi ketika bersama bocah tengil yang berstatus sebagai istri nya ini dia sangat ingin melakukan itu semua
Walaupun status mereka perjodohan namun jika hatinya berkata lain dia bisa apa? Padahal dulu hatinya selalu panas jika melihat pria ini
Namun kini sepertinya hatinya akan lebih memanas jika bocah tengil ini tidak berada di sampingnya
"Pengen banget gw bikin Lo manja ke gw, caranya gimana si naklukin kucing Oren ganas kek Lo? Kalo gw deketin Lo nya nyerang"-Skylar
Skylar terkekeh kecil setelah mengingat betapa lucunya bocah ini jika sedang mengamuk namun tak bisa berbuat apa-apa
Hanya bergumam saja dengan wajah marahnya yang lucu dan mulut mungilnya yang mengerucut
Skylar selalu merasa gemas pada bocah ini, bahkan walaupun mencium ataupun memeluknya secara terus-menerus Skylar tetap merasa kurang
"Lo udah jadi bagian dari hidup gw, tapi kok gw selalu ngerasa kurang ya?"-Skylar
Skylar kembali tersenyum dan memperlihatkan deretan giginya yang rapi ketika menyadari jika dirinya hanya berbicara sendiri saat ini
"Stres gw ngomong sendiri "-Skylar
Skylar pun mulai merasa bosan dan akhirnya menjahili Aeron dengan menarik pelan hidungnya ataupun sedikit menggelitiknya
Aeron yang merasa terganggu pun berpindah posisi menghadap belakang, kini mereka berdua berhadapan
Skylar menciumi seluruh wajah Aeron yang membuat sang pemilik wajah kembali terganggu
Aeron membuka kedua matanya dan pandangan mereka berdua bertemu, namun karena baru saja bangun otak Aeron masih sedikit loading saat melihat Skylar
"Hehe... Morning"-Skylar
Aeron mengerjakan matanya dan terdiam beberapa saat sebelum memukul kepala Skylar dengan keras
"Akh! Tega amat Lo"-Skylar
"Lo ngapain anjing! Sono² Lo hus"-Aeron
"Gak, gw pengen peluk Lo..."-Skylar
"Idih, ogah² gak ada peluk² hus hus sana Lo"-Aeron
"Ck, kok Lo gitu si sama suami Lo sendiri"-Skylar
"Eww... Diem Lo"-Aeron
Skylar kemudia terdiam dan mematung di tempat saat mendengar kata-kata Aeron
"Gak gitu kocak! Bukan jadi patung!"-Aeron
KAMU SEDANG MEMBACA
enemy?
Novela Juvenilmusuh jadi kekasih? saksikan keseruan rumah tangga Aeron si bocah tengil dan Skylar yang gampang kepancing cemburu! mereka ibaratkan bensin dan api! 🔥💥 Sultan Aeron Shiki=bottom Schevenko Skylar Tendean=Top SELAMAT MEMBACA! PERINGATAN! MENGAND...
